Kalteng Today – Palangka Raya, – Unsur pimpinan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Wakil Ketua III, Faridawaty Darland Atjeh menerima kunjungan wakil rakyat dari DPRD Kotawaringin Timur (Kotim).
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya membahas terkait dengan persoalan Surat Edaran (SE) Gubernur tentang ketentuan khusus perjalanan orang masuk wilayah Kalteng, Senin (26/4).
Ketua DPW NasDem Kalteng ini mengungkapkan dalam pertemuan tersebut pihak DPRD Kotim mengharapkan pemerintah memperhatikan para pelajar, khususnya anak pesantren yang sedang mengambil pendidikan di luar Kalteng.
Maka dari itu, pemerintah diharapkan memberi keringanan untuk tes PCR. Sehingga para pelajar tidak merasa begitu diberatkan dengan biaya tambahan saat ingin kembali ke Kalteng.
“Saat ini aktivitas di pesantren sedang diliburkan, sehingga para santri yang berasal dari Kalteng terpaksa harus pulang dulu. Dengan adanya kewajiban tes PCR ini, diharapkan ada keringanan dari pemerintah, agar pelajar Kalteng tidak diberatkan saat ingin pulang,” katanya, Senin (26/4).
Dirinya menerangkan, kewajiban tes PCR merupakan salah satu syarat perjalanan masuk wilayah Kalteng dinilai para orang tua cukup memberatkan, yang disebabkan karena biaya pemeriksaan tersebut berkisar antara Rp 900 ribu hingga Rp 1,2 juta per orang.
“Orang tua yang tidak mampu mengharapkan pemerintah memberi subsidi atau potongan harga PCR, khusus bagi para pelajar yang ingin pulang,” tuturnya.
Baca Juga : DPRD Kalteng Dukung Kebijakan Larangan Mudik
Pihaknya juga menegaskan sangat mendukung kebijakan pemerintah terkait kewajiban tes PCR sebagai syarat perjalanan masuk Kalteng. Akan tetapi, pemerintah diharapkan tetap memberi perhatian serius kepada pelajar yang sedang mengambil pendidikan di luar Kalteng dan ingin pulang disaat libur.
“Kalau PCR, ya tetap harus diikuti karena itu tujuannya sangat bagus. Namun demikian, harganya jangan sampai terlalu mahal, harus ada subsidi bagi para pelajar. Jadi ini yang harus diperhatikan pemerintah,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post