Kalteng Today – Palangka Raya, – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh menanggapi terkait dengan adanya pemberlakuan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang diberlakukan Pemerintah Kota, Palangka Raya Dan meminta masyarakat patuh dengan anjuran pemerintah.
Menurutnya, pemberlakuan sistem PSBB ini butuh kerjasama semua pihak dan tidak terkecuali masyarakat luar, terkhususnya warga Kota Palangka Raya, sehingga apa yang menjadi tujuan pemberlakuan tersebut dapat tercapai optimal.
“Bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga kunci utamanya adalah kesadaran dan kedisiplinan dari masyarakat itu sendiri,” katanya kepada awak media, Sabtu (16/5).
Dirinya mengingatkan kepada masyarakat Kota Palangka Raya, agar selama pemberlakuan PSBB diharapkan masyarakat bisa memiliki kesadaran dan kedisiplinan, dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat, karena untuk kebaikan bersama.
“Aturan PSBB, seperti mewajibkan masyarakat untuk wajib menggunakan masker, tetap menjaga jarak sosial dan physical distancing, termasuk saat di dalam kendaraan,kalau memang benar-benar dipatuhi secara sadar dan disiplin, maka itu akan sangat efektif, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Korona,” tutur Anggota DPRD yang berasal dari Dapil Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas itu.
Apabila semua orang dapat memakai masker, menghindari kontak fisik termasuk di kendaraan, jaga jarak, rajin cuci tangan, maka penularan virus korona bisa diminimalisir. Akan tetapi, apabila aturan PSBB, tidak diikuti secara sadar dan disiplin oleh masyarakat setempat, maka tujuan yang ingin dicapai akan sangat sulit sekali dalam memutus penyebaran pandemi.
Baca Juga: Tim Pansus DPRD Kalteng Lakukan Kunjungan Ke Gudang Bulog
“Oleh sebab itu kunci utama kesuksesan pelaksanaan PSBB adalah kesadaran dan kedisiplinan dari masyarakat itu sendiri. Karena di sisi lain, memang cukup dilema, ketika ingin menyadarkan dan mendisiplinkan masyarakat, dengan cara penegakan dan penindakan, justru juga akan menimbulkan berbagai permasalahan sosial lainnya,” jelasnya.
“Sekali lagi, kami meminta agar masyarakat bisa mengambil sisi positif dari pemberlakuan aturan PSBB tersebut. Karena, sangat bermanfaat apabila diikuti dengan secara sadar dan disiplin. Kuncinya di situ,” tambahnya.
Sementara itu, memasuki hari keenam pelaksanaan PSBB yang sudah berjalan beberapa hari di Palangka Raya, memang Hj. Faridawaty mengaku, tidak melakukan pengamatan secara mendalam.
Namun pada umumnya, untuk tingkat penggunaan masker, Ia menilai sudah cukup bagus dan disiplin.
“Kendati demikian, saya juga tetap mengimbau masyarakat, untuk bisa selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus lebih didorong, serta physical distancing dan social distancing harus tetap dijalankan dengan penuh kesadaran dan kedisiplinan,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post