Kalteng Today – Buntok, – DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) sepakat tetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 adalah sebesar Rp 1.045 triliun lebih. Jumlah tersebut, turun sekitar sepuluh persen dibanding APBD Tahun 2020 yaitu sebesar Rp1,1 triliun lebih.
Hal ini dikatakan oleh Ketua DPRD Barsel Ir. HM. Farid Yusran, Kamis (26/11).
Menurutnya, penurunan jumlah APBD Tahun 2021 ini, merupakan dampak dari adanya pandemi Covid-19, sehingga menyebabkan melemahnya perekonomian secara nasional.
Hal tersebut, kemudian membuat terjadinya penurunan di sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer dari pusat.
“Dengan turunnya jumlah pendapatan, sehingga secara otomatis jumlah belanjanya pun juga mengalami penurunan,” terang Farid seusai memimpin rapat Paripurna, Kamis (26/11/2020).
Ia menjelaskan, turunnya transfer dana dari pusat tersebut karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diarahkan untuk mengatasi pandemi COVID-19, dalam bidang kesehatan, dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:Â Lima Fraksi DPRD Barsel Menyetujui Raperda APBD Tahun 2021
Makanya tambah Farid Yusran seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima Pemerintah Daerah dari pemerintah pusat itu nantinya juga akan diarahkan dalam bidang tersebut.
“Kegiatan pembangunan fisik pada APBD 2021 dikurangi yang diarahkan untuk pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19,” bebernya. [Red]














Discussion about this post