“Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung perakitan alat praktikum viskositas fluida dan pengukuran kalor,” jelasnya.
Baca Juga :Â Wamen Diktisaintek Kunjungi UPR
Lebih lanjut, peserta diperkenalkan pada komponen sensor, Arduino, dan perakitan sistem.
“Menariknya, sistem ini juga dilengkapi dengan sensor sistem berbasis Internet of Things (IoT), dimana hasil pengukuran dapat langsung ditampilkan di aplikasi secara real time,” ungkapnya.
Melalui pendekatan ini, ia menekankan, Guru Fisika diharapkan dapat memanfaatkan alat-alat praktikum sederhana yang dapat membantu pemahaman siswa tentang konsep fisika.
“Sehingga, dapat meningkatkan kreativitas dan konsep berpikir kritis siswa dalam bereksperimen di laboratorium dan di aktivitas sekolah lainnya,” tuturnya.
Ia juga menerangkan, terima kasih kepada MGMP Fisika Kota Palangka Raya yang telah aktif dalam kegiatan pengabdian dan secara bersama-sama dalam merakit alat praktikum fisika.
“Harapannya program ini dapat bermanfaat dan banyak menginspirasi sekolah dan guru untuk mengembangkan alat praktikum fisika sederhana yang dapat membantu pemahaman konsep fisika bagi siswa,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua MGMP Fisika Kota Palangka Raya, I Wayan Muliana, S.Pd. menyampaikan pelatihan pembuatan alat praktikum menggunakan mikrokontroler dan sensor ini sangat bermanfaat.














Discussion about this post