Kaltengtoday.com, Kuala Kurun – Dalam rangka Peringatan Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia Tahun 2024. Pemkab Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Gumas menggelar, kegiatan gerakan menanam tanaman hortikultura, seperti cabe, tomat, terong dan lainnya di wilayah ini.
Kepala Dispertan Gumas Aryantoni mengatakan, maksud dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan ini
adalah sebagai salah satu sarana sosialisasi sektor pertanian dalam arti luas, terkait ragam usahanya dari hulu-hilir, penanaman dan pasca panennya.
Baca Juga : Dukung Pengembangan Kawasan Hortikultura
“Hubungannya dengan upaya selaras dengan program pemerintah menangani permasalahan harga, pencegahan stunting, dan upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Dan untuk anggaran pelaksanaan berasal dari APBD Kabupaten Gumas yang terdapat pada DPA Dispertan TA 2024,” ujar Aryatoni, Jumat (1/11/2024).
Lalu sambung dia, tema Pelaksanaan Pelaksanaan tema tahun ini disepakati adalah “Malan Itah Besuh, Dia Malan Itah Deruh”. Sedikit, ujarnya, bahwa ini angkat juga tentunya setelah meminta ijin dan berkoordinasi dengan teman BIT dari tema pelaksanaan Peringatan Hari Tani 2024 yang beberapa waktu yang lalu.
“Kami ikuti di Desa Tumbang Samui, Kecamatan Manuhing Raya, yang setiap tahunnya diselenggarakan secara mandiri oleh rekan-rekan dari Borneo Institut bersama pemerintah dan warga masyarakat setempat,” katanya.
Rangkaian kegiatan, sambung dia, kegiatan yang dilaksanakan berupa Gerakan Penanaman Tanaman Hortikultura yang secara simbolis telah dilakukan Pj Bupati Gunung Mas bersama Forkopimda dan unsur terkait lainnya tadi di Pekarangan TP PKK setempat.
Baca Juga : Dewan Minta Dispertan Gumas Segera Merevisi Perda Sewa Alsintan
Dimana melalui kegiatan Pasar Tani dan Festival Pangan Lokal dapat mensosialisasikan dan memperkenalkan potensi pangan lokal kepada masyarakat luas serta mengangkat citra pangan lokal sebagai makanan yang dapat dikonsumsi pada semua lapisan masyarakat dan mengembalikan kearifan lokal masyarakat dalam konsumsi pangan lokal.
“Kami sampaikan pada penyerahan secara simbolis bantuan pemerintah kepada petani/masyarakat penerima yaitu sarana produksi pertanian, bibit ternak, jalan usaha tani, jalan produksi perkebunan, sarana pengolahan pakan ternak, dan Sertifikat Tanda Daftar Budidaya untuk kebun sawit masyarakat,” terang dia. [Red]














Discussion about this post