Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng meluncurkan Whistleblowing System (WBS).
WBS merupakan kanal pengaduan bagi peserta didik dan peluncuran tersebut dilakukan di sela kegiatan penutupan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga : Pemkab Pulpis Gelar Sosialisasi dan Bimtek Penggunaan Produk Dalam Negeri
WBS merupakan sistem pelaporan yang dirancang untuk memberikan ruang aman bagi siswa dalam menyampaikan berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah.
Permasalahan yang di maksud yakni seperti perundungan (bullying), kekerasan, pelanggaran tata tertib, hingga bentuk penyimpangan lainnya.
Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo menjelaskan, kehadiran WBS merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan terhadap peserta didik.
“Kita ingin memastikan setiap anak di Kalteng merasa aman di sekolah. Dengan WBS ini, siswa memiliki saluran resmi untuk melaporkan jika ada bullying atau gangguan lainnya. Ini bentuk keberpihakan kita kepada peserta didik,” jelasnya.
Sistem ini juga menurutnya, akan menjadi langkah penting dalam membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di dunia pendidikan.
Lebih lanjut, setiap laporan yang masuk nantinya akan ditindaklanjuti secara terukur dan profesional, sehingga tidak ada lagi kasus yang terabaikan.
Baca Juga : Disdik Kalteng Pastikan Program Strategis Pendidikan Berlanjut di 2026
”Pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik, tetapi juga pada pembentukan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkarakter,” tuturnya.
Ia berharap seluruh sekolah aktif mensosialisasikan WBS agar benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh siswa.
Dengan diluncurkannya WBS ini, Disdik Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan kenyamanan peserta didik, demi terwujudnya generasi unggul dan berintegritas di Bumi Tambun Bungai. [Red]














Discussion about this post