Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Adanya insiden kebakaran yang menghanguskan satu rumah dan bangunan kos lima pintu di Jalan Hiu Putih 1, Kelurahan Bukit Tunggal, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Peringatan itu juga di utamakan di kawasan padat penduduk dan bangunan berbahan kayu, sehingga kewaspadaan semakin ditingkatkan.
Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Gloriana Aden menekankan pentingnya pencegahan dini sebagai langkah utama mengurangi risiko kebakaran.
Baca Juga : Tingkatkan Profesional Pelayanan, Disdamkarmat Gelar Pelatihan
“Sebagian besar kebakaran permukiman terjadi akibat kelalaian kecil, seperti hubungan arus pendek listrik, penggunaan kompor yang tidak diawasi, atau pembakaran sampah yang dibiarkan tanpa pengawasan,” katanya kepada awak media, Rabu (1/10/2025).
Ia menyebutkan, terdapat nanyak kebakaran yang sebenarnya bisa dicegah jika masyarakat lebih teliti dan waspada.
“Periksa instalasi listrik secara berkala, pastikan tidak ada kabel terkelupas atau sambungan sembarangan. Begitu juga dengan aktivitas dapur, jangan ditinggalkan saat memasak,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak menunda pelaporan apabila terjadi kebakaran, sekecil apa pun. Respons cepat masyarakat sangat berpengaruh terhadap efektivitas petugas dalam mengendalikan api.
“Begitu ada tanda-tanda kebakaran, segera hubungi Call Center 112 atau pos damkar. Kecepatan laporan bisa menyelamatkan banyak hal,” ucapnya.
Baca Juga : Rudianur Soroti Lonjakan Kasus Kebakaran di Kotim: Edukasi Warga Harus Diperkuat
Selain itu, Disdamkarmat juga terus melakukan patroli dan sosialisasi ke masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pencegahan kebakaran. Upaya ini dilakukan bekerja sama dengan TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, dan relawan kebakaran (Redkar).
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi aktif warga menjadi faktor kunci dalam menekan angka kejadian kebakaran, terutama di wilayah permukiman padat,” terangnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.
“Mari kita jaga rumah dan lingkungan kita bersama. Lebih baik mencegah sebelum terlambat,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post