kaltengtoday.com – Sampit. Mewabah virus Covid 19 tentu berdampak pada kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur siap membantu masyarakat yang terdampak dengan program pembagian Sembako gratis.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur, Rusmiati saat diwawancarai usai menghadiri Rapat Koordinasi digedung DPRD daerah setempat pada, Kamis (2/4/2020) kemarin.
Pemerintah telah membuat kebijakan larangan berkumpul dan keluar rumah untuk mencegah penyebaran Covid 19.Sehingga hal itu akan berdampak bagi masyarakat menengah ke bawah untuk mencari makan, seperti tukang ojek, buruh panggul, penjual makanan terlebih lagi warga kurang mampu.
“Jadi dampak Covid-19 ini jelas dirasakan mereka yang bekerja mencari uang untuk makan setiap harinya, karena pendapatannya berkurang, jangan sampai masalah Covid 19 ini mengganggu masalah ekonomi masyarakat kotim. Bapak Bupati menginginkan dampak ini harus segera diatasi,” ujarnya.
Dia menuturkan, penerima sembako ini akan didata dalam data base terpadu yang dikelola Dinsos Kotim .“Kita tidak tahu virus ini sampai kapan? Namun sudah pasti ada dampak langsung dari virus covid 19 ini, karena akan berakibat dengan munculnya penduduk hampir miskin,” bebernya.
Untuk data reguler saat ini dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015, tedata sekitar 30876 kepala keluarga yang didata layak menerima bantuan pemerintah, 18768 kk diantaranya sudah menerima bantuan program sembakau dari pemerintah, dari jumlah 18ribu kk itu juga 10917 kk diantaranya sudah masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Baca juga
DPRD Kotim, Kupas Tuntas Langkah Pemkab Tangani Covid-19
“Kita harap bantuan ini jangan sampai salah sasaran. Kepada yang mampu janganlah meminta bantuan ini. Karena banyak yang tidak mampu yang berhak menerima bantuan ini. Kita pastikan bantuan sembako ini disalurkan bulan ini, sesuai intruksi Bupati, ” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post