Lebih lanjut, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Kalteng, H. Irpan Rianto menyampaikan, angka tersebut adalah angka potensi yang diperkirakan berdasarkan Fase Standing Crops (Fase Generatif, Fase Vegetatif Akhir, Fase Vegetatif Awal) sesuai data KSA BPS.
Baca Juga : Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemprov Ikuti Panen Raya Padi dari Pandih Batu
Ia menerangkan, berdasarkan hasil ubinan di lokasi panen di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau sebagai bagian koordinasi dinas kabupaten dan BPS dengan sampel ubinan berat 3,95 Kg dengan kadar air (KA) 25% diperoleh hasil panen ubinan sebesar 6,33 Ton/Ha GKP atau setara 5,42 Ton Gabah Kering Giling (GKG).
“Hasil ubinan tersebut sudah diinfokan hasilnya pada saat telewicara dengan Presiden,” ujarnya.
Selanjutnya, ia mengungkapkan, petugas dinas di tingkat kabupaten ataupun kota sampai kecamatan agar melakukan pengawalan pencatatan maupun penghitungan data luas panen, produktivitas dan produksi yang lebih intens terhadap pencatatan data KSA BPS.
Hal tersebut perlu dilakukan untuk mendapatkan data produksi padi yang lebih tepat sesuai dengan kondisi real di lapangan, dan berdasarkan pencatatan data luas tanam Oktober 2024 – Januari 2025 seluas 57.999 Ha.
Terlebih, jika dibandingkan dengan data sementara KSA-BPS proyeksi luas panen Januari-April 2025, maka tercatat 33.669 Ha (58,05 %) dibanding luas tanam berarti terdapat selisih luas tanam dengan luas panen seluas 24.330 Ha.
Sebagai informasi, berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng untuk Bulan Januari – April luas panen sebesar 33.669 Ha, produksi padi sebesar 112.766 Ton GKG.
Baca Juga : Sambut Suksesi Swasembada Pangan, Sunarti Sebut Penyuluh Pertanian di Kalteng Siap
Untuk Bulan April 2025, Kalteng pada area lahan seluas ±11.341 Ha memproduksi padi 37.744 Ton GKG (Gabah Kering Giling) atau setara produksi beras ± 22.420 Ton Beras tersebar di beberapa kabupaten.
Seperti diantaranya Kapuas seluas ± 2.895 Ha, Barito Utara seluas ±1.166 Ha, Seruyan seluas ±1.426 Ha, Pulang Pisau seluas ±1.893 Ha, Barito Timur seluas ±1.245 Ha, Kotawaringin Timur seluas ± 904 Ha, Katingan ± 924 Ha, Barito Selatan ± 563 Ha, dan Murung Raya ±129 Ha. [Red]














Discussion about this post