Kalteng Today – Kuala Kurun, – Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas (Gumas), secara rutin melakukan pemeliharaan dan perbaikan terhadap saluran irigasi yang ada di kabupaten berjuluk Habangkaln Penyang Karuhei Tatau.
Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DPU Kabupaten Gumas Simpei mengatakan bahwa pemeliharaan dan perbaikan saluran irigasi, baik primer maupun sekunder, dilakukan secara berkala.
“Pemeliharaan yang rutin kami lakukan terhadap saluran irigasi yakni berupa pembersihan dari lumpur dan gulma atau tanaman pengganggu,” ucap Simpei memberi keterangan kepada awak media, Senin ,(27/7/2020).
Saluran irigasi yang rutin dilakukan pemeliharaan dan perbaikan itu yakni daerah irigasi Sakata Juri di Kecamatan Kurun, Sakata Tewah di Kecamatan Tewah, dan Sakata Gohong Rawai di Kecamatan Rungan.
Dia menerangkan bahwa pemeliharan dan perbaikan rutin saluran irigasi sangat penting untuk pertanian, agar kelancaran aliran air tetap terjaga untuk mengairi persawahan milik para petani.
Dengan adanya pemeliharaan dan perbaikan saluran irigasi diharapkan mampu mengoptimalkan layanan pengairan kepada petani pada setiap area persawahan, baik itu untuk pengolahan maupun pertumbuhan padi.
“Hal ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Gumas, dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama petani, agar ketahanan pangan di daerah ini tetap aman,” paparnya.
Mengenai dana pemeliharaan dan perbaikan saluran irigasi tersebut berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gumas tahun 2020, yang sudah dipersiapkan sejak awal.
Baca Juga:Â Legislator Gumas: Kampanye Terbuka Lebih Efektif Bagi Peserta Pilkada
Lebih lanjut, perbaikan saluran irigasi ini merupakan upaya DPU Kabupaten Gumas untuk memastikan distribusi air terhadap lahan sawah milik petani berjalan lancar dan tidak menemui kendala.
“Pemeliharaan dan perbaikan rutin pada saluran irigasi diharap akan membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga dapat menyukseskan program ketahanan pangan,” jelas Simpei. [Jek-KT]














Discussion about this post