kaltengtoday.com – Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur menghimbau kepada pembudidaya ikan keramba agar waspada terhadap curah hujan yang saat ini terjadi.
Heriyanto, Kadis Perikanan Kotim menjelaskan saat ini musim hujan seperti sekarang ini harus diantisipasi oleh pembudidaya ikan karena berpengaruh kepada kehidupan ikan keramba dan bisa menjadi salah satu penyebab ikan yang dikeramba mati. Apalagi saat ini aliran tanah yang disebabkan oleh hujan yang terjadi itu mengalir ke sungai.
“Apalagi tanah yang turun ke sungai itu berbagai macam campuran dan kandungan zat yang menyebabkan perubahan pada ikan yang ujungnya bisa mati. Ini yang saya katakan penting sekali untuk mengantisipasi hal ini.” pintanya.
Dijelaskannya, bukan air hujan yang berbahaya akan tetapi, namun banyaknya zat yang larut di dalam sungai yang kebetulan nelayan memiliki keramba di sungai.
“Saya mengharapkan pembudidaya ikan ini bisa memisahkan mana ikan kecil dan segera ditaruh ditambah yang berada di darat. Solusinya adalah ikan kecil itu memang rentan mati, maka dipisahkan dari ikan yang besar yang berada di keramba yang ada di sungai tersebut. Apalagi, ikan kecil ini tidak boleh sembarangan diperlakukan terutama sekali dengan kondisi air yang baru tersebut,”ucapnya.
Solusi lainnya agar pembudidaya ikan menabur garam di tambak ikannya.Hal ini untuk mengurangi kematian pada ikan tersebut,”bebernya.
“Saya mengharapkan nelayan dan juga pembudidaya ikan kita di Kotim ini tetap semangat untuk mencukupi kebutuhan ikan di Kotim dan mencukupi kehidupannya dengan membudidaya ikan ini,”pungkasnya.
NOOR/KT














Discussion about this post