Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Sebuah bangunan ruko yang berada di sekitaran Jalan RTA Milono Kilometer 3,5, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, terbakar pada Rabu dini hari, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga :Â Dampak Kenaikan Harga BBM, Material Bangunan di Kotim Ikut Melonjak
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.48 WIB ini sempat memicu kepanikan warga sekitar sebab adanya ledakan dan api yang cukup besar.
Analis Kebakaran Ahli Muda Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya, Sucipto, membenarkan kejadian tersebut.
Menurit keterangannya, saat kejadian berlangsung, pemilik ruko bernama Lukito sedang melakukan aktivitas pemindahan Bahan Bakar Minyak (BBM) atau melangsir minyak jenis Pertamax dari tangki plastik berkapasitas 1.000 liter ke tangki plastik lainnya.
Tangki tersebut diletakkan di atas bak mobil pickup yang juga bersebelahan dengan jerigen minyak berkapasitas 35 Liter. BBM tersebut rencananya akan dibawa ke Kabupaten Gunung Mas.
Namun, saat proses pemindahan berlangsung menggunakan pompa listrik, tiba-tiba muncul percikan api yang langsung menyambar bahan bakar yang ada di sekitarnya.
“Tiba-tiba tangki plastik tersebut meledak, BBM di dalamnya mengalir keluar hingga ke ruko sebelah,” beber Sucipto saat dikonfirmasi awak media.
Akibat ledakan dan luapan bahan bakar yang terbakar, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan sejumlah kendaraan yang parkir di area tersebut.
Baca Juga :Â Dampak Kenaikan Harga BBM, Material Bangunan di Kotim Ikut Melonjak
“Menyebabkan 2 mobil dan 6 sepeda motor terbakar,” imbuhnya.
Secara total, terdapat 3 mobil yang hangus terbakar, terdiri dari 1 unit mobil pickup dan 2 unit minibus, serta 6 unit sepeda motor operasional milik distributor rokok yang rukonya bersebelahan.
Mengenai penyebab kebakaran, Sucipto menegaskan bahwa titik awal kejadian sudah sangat jelas.
“Untuk penyebab kebakaran sudah jelas berdasarkan keterangan saksi yaitu korsleting dari pompa listrik yang menjalar ke tangki plastik berisi BBM jenis Pertamax,” jelasnya.
Proses pemadaman dan pendinginan area lokasi kejadian berhasil diselesaikan oleh tim gabungan pada pukul 04.00 WIB.
Baca Juga :Â Pemkab Bartim Cek Harga BBM Langsung ke Lapangan
Terkait nilai kerugian materiil, diperkirakan mencapai angka yang sangat besar, mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah, mengingat banyaknya aset dan kendaraan yang hangus terbakar.
“Untuk tahap selanjutnya, pihak Disdamkarmat telah menyerahkan penyelidikan dan proses hukumnya kepada pihak berwajib, yaitu kepolisian, untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post