Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pembangunan Gereja Marantha di jantung Kota Palangka Raya diharapkan dapat menjadi bangunan yang ikonik bagi Ibu Kota Kalimantan Tengah (Kalteng).
Proses pembangunan ulang konstruksi gereja yang sebelumnya mendapat musibah kebakaran pada Selasa (25/9/2024) lalu bawah pengelolaan Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Palangka Raya mendapat peninjauan dari kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng).
Baca Juga :Â Sengketa Lahan Antara PT Bhadra Cemerlang Dengan Ahli Waris Bawoi Udong Diharapkan Dapat Terselesaikan Dengan Baik
Anggota DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan progres pembangunan ulang gedung gereja tersebut beberapa waktu lalu.
“Kami sudah melakukan peninjauan dan sekaligus mengadakan pertemuan dengan pengelola pembangunan,” katanya kepada awak media, Sabtu (14/2/2026).
Ia mengungkapkan, kalangan legislator sangat mengapresiasi setiap progres pembangunan yang hingga saat ini masih berlangsung, sebab tetap memperhatikan kualitas.
“Kami melihat langsung desain, konstruksi, hingga kualitas bangunan yang digunakan, dan kami yakini semua menggunakan yang terbaik,” ujarnya.
Baca Juga : Bukan Baru Satu Dua Tahun — Sengketa Lahan Sebabi Sudah 28 Tahun, Enam Desa Tagih Realisasi Plasma PT BAS
Pihaknya berharap, penyelesaian pembangunan gedung gereja dapat selesai sesuai dengan rencana awal yang telah ditentukan.
“Sekali lagi, kita semua berharap pembangunan ini dapat menjadi ikon bagi kota Cantik Palangka Raya dan umumnya Kalteng di masa-masa yang akan datang,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post