Baca Juga : Dialog Awal Tahun: Perkuat Kolaborasi untuk Kelola Karbon Kalteng
“Perjuangan perempuan hari ini adalah tentang keseimbangan antara karier, keluarga, dan kontribusi sosial,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Sementara itu, Hj Marini tampil sebagai contoh nyata perempuan yang mampu mengelola keluarga besar sekaligus tetap produktif.
Dengan 12 anak yang ia besarkan, Hj Marini tetap aktif memproduksi batik dan kerajinan tangan khas Kalteng dan membimbing generasi muda untuk mencintai budaya lokal dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif.
“Saya ingin anak-anak muda bangga dengan warisan budaya kita dan menjadikannya sumber penghidupan,” ungkapnya.
Pihak juga sepakat, mengenai tantangan perempuan masa kini bukan hanya soal akses dan kesempatan, tetapi juga tentang bagaimana mereka memaknai peran dan tanggung jawab di tengah perubahan zaman.
Baca Juga : Ribuan Warga Hadiri Kampanye Dialogis Calon Bupati Kapuas Nomor Urut 4
Mereka menekankan pentingnya solidaritas, pendidikan, dan keberanian untuk terus melangkah meski dihadapkan pada keterbatasan.
Dialog ini mendapat respons positif dari pendengar RRI Palangka Raya yang turut mengirimkan pertanyaan dan komentar melalui kanal interaktif. Banyak yang mengapresiasi kisah inspiratif kedua narasumber dan berharap program seperti ini terus berlanjut untuk memberi ruang bagi suara perempuan di Bumi Tambun Bungai. [Red]














Discussion about this post