Penyedia Bermodal Rp25 Juta, Izin Dagang Mobil Berumur Tiga Bulan, dan Jejak Proyek Lintas Dinas
Temuan KPK mengenai penggunaan “penyedia multitalenta” dalam pengadaan kendaraan dinas miliaran rupiah membawa penelusuran pada satu nama perusahaan, PT Pesona Betang Kreasi.
Baca Juga :Â Rakor Bersama KPK, Pemkab Bartim Bahas Penertiban Barang Milik Daerah (BMD)
Dokumen Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum mencatat perusahaan tersebut berkedudukan di Jalan H. Anang Santawi, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Namun, bukan hanya alamatnya yang menarik perhatian. Struktur usaha, perubahan legalitas, hingga rekam jejak proyek perusahaan ini memperlihatkan pola yang layak dicermati.
Dari 25 Menjadi 46 Bidang Usaha
PT Pesona Betang Kreasi pertama kali memperoleh pengesahan badan hukum pada 2 Februari 2022.
Saat itu, perusahaan memiliki 25 bidang usaha yang didominasi sektor konstruksi, perkebunan, perdagangan bahan kimia, komputer, alat telekomunikasi, angkutan barang, hingga real estat.
Tidak satu pun bidang usaha tersebut berkaitan dengan perdagangan kendaraan bermotor.
Perubahan besar baru terjadi dua tahun kemudian.
Melalui perubahan anggaran dasar yang disahkan Kementerian Hukum pada 19 April 2024, jumlah bidang usaha perusahaan bertambah menjadi 46 KBLI.
Dalam perubahan itu, perusahaan untuk pertama kalinya memasukkan KBLI 45101 tentang Perdagangan Besar Mobil Baru, disertai sejumlah KBLI lain yang berkaitan dengan perdagangan suku cadang kendaraan bermotor.
Perubahan tersebut disahkan sekitar tiga bulan sebelum perusahaan memperoleh kontrak pengadaan kendaraan dinas Sekretariat Daerah senilai Rp3,3 miliar.
Tidak hanya bidang usaha yang berubah.
Dokumen AHU juga menunjukkan adanya perubahan susunan direksi, komisaris, serta komposisi pemegang saham dalam perubahan akta yang sama.
Modal Disetor Rp25 Juta
Di balik ruang lingkup usaha yang luas, struktur permodalan PT Pesona Betang Kreasi relatif kecil.
Akta perseroan mencatat modal dasar perusahaan sebesar Rp100 juta, sedangkan modal yang ditempatkan dan disetor hanya Rp25 juta.
Nilai kontrak kendaraan dinas sebesar Rp3,3 miliar berarti mencapai sekitar 132 kali lipat dari modal disetor perusahaan.
Baca Juga :Â Laporan Ormas Tembus ke KPK, Kasus Ketua DPRD Kotim Masuk Babak Baru
Besarnya nilai kontrak dibandingkan modal perusahaan bukan merupakan pelanggaran hukum.
Dalam praktik pengadaan pemerintah, penyedia dapat memperoleh dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan maupun mitra usaha.
Namun, fakta tersebut menjadi bagian dari rangkaian informasi yang melengkapi profil penyedia sebagaimana menjadi perhatian KPK.
Etalase Produk yang Melompat Antarbidang
Karakter usaha perusahaan juga terlihat dari toko digitalnya di Katalog Elektronik LKPP.
Penelusuran KaltengToday menemukan lebih dari seratus produk yang pernah didaftarkan PT Pesona Betang Kreasi.
Daftarnya tidak hanya berisi pekerjaan konstruksi.














Discussion about this post