Kalteng Today – Pulang Pisau, – Hasil pertanian di Kabupaten Pulang Pisau , Kalimantan Tengah cukup melimpah. Namun hingga saat ini masih ditemukan beberapa kendala, salah satunya pada aspek pemasaran produk-produk hasil pertanian. Untuk itu pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk memasarkan produk pertanian ke Badan Usaha Milik desa (Bumdes)
Hal ini dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau Ragil Ari L Supar, Kamis (11/2).
Menurut dia, untuk mengatasi peningkatan pada aspek pemasaran, yakni nisa dilakukan dengan cara swakelola, melakukan pemasaran melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat.
“Terkait bidang pertanian, terutama pemasaran produk-produk hasil pertanian harus semakin ditingkatkan, kita harus mendorong masyarakat desa agar swakelola, contohnya melakukan pemasaran melalui Bumdes, mengingat salah satu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian rakyat, ” kata Ragil.
Baca Juga :Â Sempat Ditutup Karena Covid-19, Kantor DPRD Pulang Pisau Kembali Buka Kamis Ini
Politisi Gerindra ini berharap, masyarakat Kabupaten Pulang Pisau, khususnya para pelaku usaha bisa semaksimal mungkin menjalankan roda perekonomian terutama bidang pertanian, melalui Bumdes, juga mengoptimalkan potensi sumber daya alam untuk kebutuhan masyarakat serta menjadi alat pemerataan dan pertumbuhan ekonomi desa.
“Seharusnya memang masyarakat, semaksimal mungkin melalui Bumdes dalam menjalankan roda perekonomian, untuk bidang pertanian, ” ucapnya
Ditambahkan, kelebihan dari Bumdes akan membuat Pendapatan Asli Desa (PADes) semakin meningkat. “Justru jika melalui Bumdes, PAD akan luar biasa meningkatnya, ” pungkasnya. [BS-KT]














Discussion about this post