Kalteng Today – Palangka Raya, – Anggota DPRD Kalteng, Siswandi mengusulkan segera adanya pengerukan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan di seluruh wilayah Kalteng. Hal ini diyakini dapat membantu kelancaran arus lalu lintas air bagi masyarakat.
“Kalteng cukup banyak memiliki sungai yang kalau dikelola bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti halnya yang dilakukan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),” kata Siswandi kepada awak media, Senin (9/11).
Menurutnya, dengan melakukan pengerukan sungai, maka kapal-kapal angkutan besar bisa masuk, baik angkutan tambang batu-bara, kayu,  barang sembako, pupuk, beras, semen dan lainya yang bisa dipungut retribusi bagi PAD.
Dirinya mengungkapkan, Provinsi Kalsel hanya ada satu sungai besar yang selama ini mampu menyokong pemasukan keuangan bagi daerah setempat, mencapai Rp 50 miliar per tahun dari angkutan barang, terutama kapal yang masuk melalui jalur sungai di wilayah DAS Barito.
“Kalteng banyak sungai, diantaranya Sungai Barito, Sungai Kahayan-Kapuas, Sungai Katingan, Sungai Mentaya Sampit dan lainya yang kalau bisa dikelola maksimal akan juga mampu untuk memperoleh PAD,” jelasnya.
Dengan pengerukan alur sungai menurut dia, secara otomatis kapal-kapal angkutan barang yang besar bisa masuk ke setiap daerah di Kalteng, sehingga juga di samping angkutan berskala besar juga bisa masuk dapat mengurangi kerusakan jalan darat.
Baca Juga:Â BNPT Monitoring Kegiatan FKPT Kalteng
“Dalam hal ini, kami dari Komisi IV juga melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Kalsel, untuk melihat Perda pengelolaan ataupun pengerukan sungai yang mereka miliki. Diharapkan kedepan Kalteng bisa memiliki hal yang sama, sehingga bisa mengelola sungai untuk meningkatkan PAD,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post