kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pembangunan gedung yang rencananya untuk pasar bagi masyarakat di Kelampangan, yang sampai sekarang belum beroperasional, sejak selesai dibangun dua tahun lalu, mendapat sorotan dari DPRD Kalteng.
“Hal ini menjadi keluhan masyarakat Kalampangan, yang di sampaikan kepada kami tim reses kelompok Dapil I saat tatap muka di kantor Kecamatan Sebangau, kemarin. Berkaitan itu kami mengharapkan agar segera dievaluasi, masalahnya dimana, kenapa tidak di fungsikan sampai saat ini,” kata Duwel Rawing kepfa awak media, Rabu (15/12).
Dirinya yang merupakan Ketua tim reses kelompok 2 dari Dapil I Palangka Raya, Katingan dan Gunung Mas menjelaskan sangat menyayangkan bangunan pasar tersebut tidak segera di serahkan agar segera di manfaatkan oleh masyarakat disana.
“Bangunannya cukup besar dan bagus, tapi sayang tidak bisa dimanfaatkan. Hanya karena berdasarkan informasi dari warga belum di serah terimakan dari pemerintah provinsi ke pemerintah kota,”katanya lagi.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalteng ini menyarankan agar gedung pasar Kalapangan di fungsikan saja sambil menunggu proses adminitrasi.
“Secara pasti kami juga tidak tau kenapa belum diserahkan untuk dimanfaatkan. Namun saran saya gunakan saja dulu sambil proses administrasi berjalan dari pada nanti mubajir dan rusak, karena kurang terpelihara,”katanya.
Duwel yang juga Ketua Komisi III DPRD Kalteng ini, mengatakan bahwa pasar itu dibangun tentu tujuannya untuk kenyamanan masyarakat dan dibangun juga dengan uang rakyat.
“Dibangun dengan uang rakyat, maka tentu harus juga di manfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga : Â Wakil Ketua III DPRD Kalteng Kunjungi Perpusda Pemkot Malang
Politisi PDI Perjuangan Kalteng ini kembali mengingatkan agar perencanaan pembangunan fasilitas pemerintah atau fasilitas umum bagi masyarakat, benar – benar di rencanakan dengan cermat, agar jangan sampai dibangun tapi tidak di fungsikan sebagaimana mestinya.
Baca Juga : Â DPRD Kalteng Terima Aspirasi Dari Warga Desa Dirung
“Sekali lagi gunakan saja dulu. Karena masyarakat disana sudah lama menanti dan memang sangat membutuhkan gedung pasar itu untuk berjualan. Dinas terkait kami harapkan agar menindaklanjuti informasi dari masyarakat ini,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post