kaltengtoday.com – PALANGKA RAYA – Dunia pendidikan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian semua pihak, karena pembangunan suatu daerah ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Salah satu permasalahan yang ada dibeberapa daerah termasuk di Provinsi Kalteng adalah banyak tenaga pengajar yang kekurangan fasilitas serta kesulitan dari segi ekonomi khususnya mereka yang berada di daerah pelosok.
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalteng, Duwel Rawing kepada Kaltengtoday, Kamis (23/1/2020) di Palangka Raya.
Menurut Duwel, saat ini pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga pengajar khususnya guru yakni dengan adanya program sertifikasi hanya saja itu berlaku untuk guru yang berstatus PNS,” ucap politisi dari PDIP ini.
Apalagi untuk wilayah Kalteng sendiri saat ini masih didominasi oleh tenaga pengajar yang masih berstatus kontrak dan honorer sehingga menurutnya harus ada perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka karena kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi faktor penentu kinerja mereka dalam memberikan pendidikan bagi para siswa, tutur dia.
Lalu dengan dipenuhinya fasilitas belajar mengajar dan fasilitas bagi tenaga pengajar maka pastinya akan berpengaruh dengan kinerja mereka, karena selama ini fasilitas bagi tenaga pengajar di pelosok dirasa kurang memadai.
“Kita berharap kedepannya pemerintah dapat lebih memperhatikan lagi kesejahteraan tenaga pengajar khususnya yang berada di daerah pelosok karena tidak dapat dipungkiri bidang pendidikan sangat penting bagi pembangunan daerah kedepannya,” ucap anggota DPRD Kalteng dari dapil I (Palangka Raya, Katingan dan Gunung Mas) tersebut. [Red]














Discussion about this post