Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Masyarakat yang berada dibeberapa kecamatan hulu Kabupaten Seruyan diimbau tidak hanya terfokus atau tergantung pada komoditi jenis kelapa sawit. Melainkan bisa mengembangkan komuditi lain, seperti tanaman kopi yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Menurut anggota DPRD Seruyan Dapil III, Atinita, perlunya masyarakat yang berada di daerah pemilihannya (Dapil III) untuk melirik pengembangan tanaman kopi di daerah. Mengingat, tanaman kopi ini sangat menjanjikan.
“Saat ini warga di Seruyan khususnya di kecamatan hulu masih banyak yang bergantung pada perkebunan kelapa sawit. Padahal beberapa komoditas perkebunan lain juga cukup menjanjikan untuk dikembangkan, seperti halnya kopi,” kata Atinita di Kuala Pembuang, Jum’at (22/5/2020).
Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan,saat ini warga di Kecamatan Seruyan Hulu dan Suling Tambun misalnya disana sudah mulai mengembangkan tanaman kopi.
Selain proses tanam yang tidak begitu lama dan perawatan tidak begitu rumit, pangsa pasarnya juga cukup baik dan sangat menjanjikan.
“Saya sangat mendukung sekali pengembangan kopi khususnya di wilayah hulu ini. Karena secara kondisi tanah dengan ketersediaan lahan masih sangat terbuka lebar untuk pengembangannya,” ungkapnya.
Baca Juga:Â DPRD Seruyan : Warga Tanjung Paring Ingin Berkebun Pisang Kepok
Kemudian peluang pemasarannya juga sangat terbuka sekali. Karena di sana langsung berbatasan dengan Kalimantan Barat, sehingga penjualan kopinya cukup mudah. [Red]














Discussion about this post