Kaltengtoday.com, Kuala Kurun – Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menilai dalam pengunaan APBD TA.2026 ini sudah semestinya tepat sasaran, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat serta tepat guna baik itu fisik hingga sarana-prasarana lainnya.
Wakil Ketua DPRD Gumas Nomi Aprilia mengatakan, dalam anggaran tahun ini harus memprioritaskan masyarakat di wilayah setempat, terutama di daerah, zona I, zona II dan zona III, termasuk jalan didaerah lintas Kecamatan Sepang dan masih banyak lagi lainnya yang harus diprioritaskan pembangunannya.
“Kita semua tahu, sebenarnya masih banyak daerah yang belum dilakukan pekerjaan jalan termasuk di arah Kecamatan Rungan, dan lainya juga masih membutuhkan perbaikan, maka dari itu kami mengharapkan harus anggaran tersebut tepat sasaran dan tepat guna,” kata Nomi Aprilia, Minggu (26/04/2026).
Baca Juga : DPRD Gunung Mas Panggil Tim Anggaran Eksekutif, Bahas Efisiensi Belanja APBD 2026
Lanjut Srikandi dari Partai PDIP ini menyebutkan, Sebelumnya, tahun 2025 lalu berhubung dengan dana yang dikucurkan untuk anggaran memang tidak sedikit, terutama jalur Kahut-Tewah sehingga kalau yang dilihat tidak pernah maksimal dalam pengerjaannya, maka hal tersebut pihaknya berharap adanya pengerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan.
“Harapan kita semestinya jalur di wilayah empat kecamatan di daerah hulu juga harus diprioritaskan pembangunannya , termasuk daerah jalan Rungan Hulu, disana jalan banyak juga yang berlobang,” ujarnya.
Legislator dari Dapil-I menuturkan, yang berhubungan dengan insfrastruktur jalan, gedung, dan yang
lainnya agar selalu optimis dalam mengerjakannya, untuk anggaran yang 2026 ini, harus diprioritaskan, apalagi tahun 2025 lalu juga tidak ada proyek multyears.
Baca Juga : Penurunan Tajam APBD 2026, Pemprov Kalteng Tekankan Efisiensi dan Prioritas Pembangunan
“Apabila kegiatan-kegiatan sudah berjalan, maka kami meminta tolong bagi SOPD yang membidangi
hal tersebut harus mengawasi dalam suatu pekerjaan yang ada itu, karena yang kita prioritaskan ialah kenyamanan untuk masyarakat,” pungkas dia. [Red]














Discussion about this post