Kaltengtoday.com, Pulang Pisau – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau, Merkurius Galan memberikan perhatian serius terhadap Majelis Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Pulang Pisau.
Dimana, sebagai bentuk komitmen dan dukungannya, anggota DPRD dari Partai Demokrat itu memberikan pokok pikiran (Pokir) dewan untuk mendukung pelaksanaan program kegiatan Majelis Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Pulang Pisau salah satunya program Balajar Balian Pemuda Pemudi Hindu Kaharingan.
” Saya menyambut baik dan sangat mendukung program-program kegiatan Majelis Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Pulang Pisau salah satunya program Balajar Balian Pemuda Pemudi Hindu Kaharingan yang dilaksanakan hari ini.
Baca Juga :Â Dewan Nilai Balajar Balian Bentuk Investasi Budaya Bagi Generasi Muda Kaharingan
” Saya juga sangat bersyukur, bahwa pada tahun 2025 ini bisa mewujudkan aspirasi Majelis Agama Hindu Kaharingan dengan memberikan dukungan pelaksanaan program kegiatan tersebut melalui pokok pikiran (Pokir) dewan, ” ucap Merkurius Galan pada menghadiri pembukaan Balajar Balian Pemuda Pemudi Hindu Kaharingan Kabupaten Pulang Pisau di Balai Basarah Peyimpei Desa Mintin Kecamatan Kahayan Hilir
Pria yang akrab disapa Galan itu mengungkapkan bahwa kegiatan Balajar Balian ini sangat penting dilaksanakan sebagai upaya pembelajaran pembentukan diri pemuda pemudi Hindu Kaharingan untuk menanamkan kecintaan keimanan dan mempertahankan adat serta melestarikan tradisi dan budaya, ” ungkapnya
Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau terpilih dari Dapil 1 Kecamatan Kahayan Hilir, Jabiren Raya, Kahayan Tengah dan Banama Tingang itu pun berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai penguatan karakter generasi muda melalui warisan adat dan keimanan lokal.
Baca Juga :Â Ajak Generasi Muda Terlibat Langsung Sektor Pertanian
“Kegiatan seperti ini sangat penting dilaksanakan dalam upaya membentuk jati diri pemuda dan pemudi Hindu Kaharingan agar mencintai serta menjaga warisan keimanan dan budaya leluhur, ” pungkasnya[Red]














Discussion about this post