kaltengtoday.com – Usai menggelar kunjungan kerja beberapa waktu lalu ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terkait dengan unggulan penataan kawasan kumuh dan wilayah perkotaan serta penanganan infrastruktur jalan perkotaan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Hj Faridawaty Darland Atjeh berharap hal tersebut dapat diterapkan di Kalteng.
Dia mengatakan bahwa tidak hanya di tatanan Pemprov Kalteng namun juga dapat diterapkan hingga ke Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng dan tentu pihaknya juga mendorong agar penataan kawasan kumuh dapat terlaksana.
“Penataan kawasan kumuh tentu mempunyai bertujuan agar suatu lingkungan menjadi lebih lebih baik, aman, nyaman, asri dan lebih sehat,” ucap anggota politisi perempuan dari partai Nasdem tersebut beberapa waktu lalu.
Lanjut Faridawaty bahwa APBD Kalteng yang hanya kurang lebih Rp 5 triliun dengan 14 Kabupaten/Kota dan dengan luas wilayah 1,5 kali pulau Jawa dengan penduduk kurang dari tiga juta jiwa, tentunya berbeda dibanding Provinsi Jabar dengan APBD kurang lebih 46 triliun dengan 27 Kabupaten/Kota dengan penduduk sekitar 49 juta jiwa.
Meskipun demikian dia optimis bahwa Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat bersama-sama untuk mewujudkan penataan kawasan mulai dari sekarang agar kedepannya Kalteng akan lebih baik lagi dari dalam hal penataan kawasan.
Dia juga menambahkan program penataan kawasan kumuh tersebut meliputi penyediaan sarana proteksi kebakaran, drainase pemukiman, jalan pemukiman, sarana air bersih, pengolahan limbah, penataan ruang terbuka publik dan perbaikan RUTILAHU (rumah tidak layak huni) atau bedah rumah.
Apri-KT














Discussion about this post