Kalteng Today – Palangka Raya, – Menanggapi adanya rencana realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalteng, Yohannes Freddy Ering mengatakan, masih belum menerima usulan tersebut.
Dirinya menjelaskan, adanya perencanaan revisi atau realokasi APBD, memang diakui sudah sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat dan saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalteng, akan tetapi masih belum diterima oleh pihaknya terkait dengan perencanaan tersebut, untuk melakukan realokasi anggaran.
“Namanya revisi APBD, itu kan harus diputuskan terlebih dahulu bersama-sama Dewan lainnya,” kata Kader PDI – Perjuangan itu kepada awak media, belum lama ini.
Freddy menambahkan, untuk daerah lainnya sudah melakukan pembahasan bersama dengan legislatif masing – masing. Lebih lanjut, dirinya berharap agar ada sebuah pembahasan revisi atau realokasi untuk Provinsi Kalteng agar jangan sampai terlambat meski ada pun sebuah perpanjangan jadwal, serta diharapkan juga agar tetap bisa tepat waktu, sehingga masyarakat dapat segera menerima dampak dari proses tersebut.
“Kami juga menunggu surat edaran dari Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri, sebagai juknis (petunjuk teknis) bagi daerah untuk melaksanakan revisi dan realokasi APBD tahun 2020,” tambahnya.
Menurutnya, dengan melihat revisi dan realokasi anggaran karena kondisi ekonomi nasional maupun daerah terdampak akibat virus covid-19, maka target pendapatan nasional dapat dipastikan akan mengalami penurunan, dan sehingga akan mempengaruhi dana transfer dari pusat, serta begitu juga dengan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng juga dipastikan akan menurun.
Baca Juga: Anggota DPRD Kalteng Ini Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Terdampak Covid-19
Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian target pendapatan sesuai dengan arahan presiden bahwa adanya pergeseran anggaran untuk penanganan virus corona, dimana anggarannya tersebut harus diperkuat sehingga anggaran lainnya perlu refocusing.
“Itu yang sedang kami tunggu pembahasannya dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post