kaltengtoday.com, Kasongan – Kesbangpol Kabupaten Katingan menggelar deteksi dini unsur Pemerintah Kabupaten Katingan Tahun 2022 yang diikuti oleh 36 orang kepala desa. Desa yang hadir seperti Kecamatan Katingan Tengah, Sanaman Mantikei, Marikit, Katingan Hulu, Petak Malai, dan kecamatan lainnya.
Sekda Kabupaten Katingan Pransang mengatakan, penyelenggaraan kegiatan semacam ini dimaksudkan selalu untuk meningkatkan, kemampuan maupun pengetahuan juga sekaligus untuk menciptakan dan membangun pemahaman serta keterpaduan dan keserasian pemerintah.
” Pemerintah menyadari betapa pentingnya masyarakat dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum dilingkungan guna mengantisipasi secara dini berbagai permasalahan dan gejolak sosial yang berpotensi berkembang menjadi konflik, ” Ungkapnya, Kamis (7/7/2022).
Baca Juga : Â Pemkab Katingan Bersama KPP Pratama Sampit Gelar Bincang-Bincang PPS.
Menurutnya, dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan pada beberapa tahun terakhir ini masih diwarnai oleh sejumlah peristiwa konflik, mulai dari aksi teror unjuk rasa dan berbagai bentuk gangguan sosial yang terjadi dibeberapa daerah di tanah air.
“Munculnya berbagai peristiwa konflik yang akhir-akhir ini hampir terjadi diberbagai wilayah tanah air serta terjadi aksi-aksi kekerasan dan teror. Bahkan, munculnya paham aliran kepercayaan yang semakin meresahkan dan semakin mengganggu kehidupan sosial kemasyarakatan,” Sebutnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Katingan George Helpin Edwar Doddy menegaskan, hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak dapat terhindarkan pada saat bangsa Indonesia yang sedang mengalami perubahan kehidupan sosial politik yang sedemikian cepat ke arah Demokrasi, ” Jelasnya.
Baca Juga : Â ASN Pemkab Katingan Wajib Patuhi dan Perhatikan SPT Pajak
Dengan demikian, disinilah peran camat dan kepala desa yang menjadi ujung tombak dan sangat strategis harus dioptimalkan keaktifannya. Terutama dalam deteksi dini dan cegah dini diwilayah masing-masing.
” Deteksi ini bisa dilakukan seperti mengantisipasi setiap gerakan yang dapat menimbulkan ancaman terhadap keutuhan, kesatuan dan kerukunan. Maka, harus kita laksanakan diberbagai aspek kehidupan masyarakat, ” Tandasnya. [Red]














Discussion about this post