kaltengtoday.com – Memasuki awal tahun minggu kedua januari 2020, terdata sebanyak lima kasus Demam Berdarah Deague (DBD) di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit Dinkes Gumas, Lia Ernawati di Kuala Kurun, Selasa (14/1/2020) mengatakan, lima kasus menimpa warga dengan korbannya didominasi usia dewasa, berdasarkan data yang masuk kepada kami, ucapnya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit DBD yang biasa sering terjadi pada musim penghujan.
“Selain DBD, penyakit seperti diare dan influenza juga perlu diwaspadai,” tandasnya.
Khusus untuk DBD, lanjutnya, masyarakat biasa melakukan pencegahan sejak dini dengan menerapkan tiga M. Yakni, menguras tempat penampungan air minimal sekali dalam seminggu, menutup tempat penyimpanan air.
Kemudian singkirkan atau daur ulang barang-barang bekas yang biasa menjadi tempat penampungan air.
“Cara lainnya, memakai kelambu saat tidur, menaburkan bubuk abate di penampungan air, menggunakan obat nyamuk,dan lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, korban yang terserang akan mengalami bintik-bintik merah di beberapa bagian tubuhnya, mengalami demam tinggi. Sehingga, kepada masyarakat yang telah terserang virus Demam Berdarah agar dapat melakukan upaya dini dengan memperbanyak meminum air putih, dan obat penurun demam.
“Selanjutnya, memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan,” Pungkas Lia Ernawati.
Jek-KT














Discussion about this post