Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sudarsono, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di sejumlah desa, di antaranya Desa Bagendang Hilir, Desa Cempaka Mulia Timur, dan Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kader Partai Golkar Kalteng ini mengatakan, aspirasi yang disampaikan warga didominasi oleh kebutuhan peningkatan infrastruktur dasar, kesejahteraan rakyat, serta pemberdayaan kelompok tani dan nelayan.
Baca Juga : Warga Pundu, Luwuk Bunter, dan Bapanggang Raya Sampaikan Aspirasi ke Hero Mandouw
“Sebagian besar usulan masyarakat berkaitan dengan pembangunan sarana ibadah, jalan desa, jembatan, serta dukungan untuk kelompok usaha tani dan nelayan. Aspirasi ini akan kami kawal agar bisa ditindaklanjuti melalui program pemerintah daerah,” ujar Sudarsono, Kamis (8/1/2026).
Di Desa Bagendang Hilir, masyarakat mengusulkan pembangunan beberapa sarana ibadah yang tersebar di wilayah desa. Selain itu, kelompok usaha tani mengajukan proposal bantuan bibit ikan, ternak, dan bibit buah, serta pembangunan jembatan beton guna menunjang akses dan aktivitas ekonomi warga.
Sementara itu, di Desa Cempaka Mulia Timur, warga mengusulkan semenisasi Jalan Damai sepanjang kurang lebih 300 meter. Kelompok tani dan nelayan juga berharap adanya bantuan bibit dan pakan ikan, bibit sapi dan kambing, pembangunan keramba ikan, serta dukungan untuk sarana ibadah mushola.
Adapun di Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, aspirasi masyarakat mencakup permohonan pengaspalan Jalan Pelita sepanjang ±400 meter dan Jalan Tengko Gembo sepanjang ±300 meter.
Khusus di RT 01 Desa Tinduk, warga mengusulkan pembangunan jembatan atau box culvert di Sei Tinduk Panjang dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar 4 meter, serta bantuan bibit sawit dan pupuk untuk mendukung sektor perkebunan rakyat.
Sudarsono menegaskan, seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten, agar dapat disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan.
Baca Juga : Riska Agustin Serap Aspirasi Warga Kumai
“Pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat desa menjadi kunci peningkatan kesejahteraan. Kami di DPRD akan terus mendorong agar kebutuhan masyarakat di daerah dapat terakomodir secara bertahap,” tutupnya.
Untuk diketahui, hal tersebut juga sebelumnya telah dibacakan dalam penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 dan rapat paripurna ke-1 atau pembukaan masa persidangan ii tahun sidang 2026 beberapa waktu lalu.[Red]














Discussion about this post