kaltengtoday.com – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diingatkan mewaspadai banjir yang bisa terjadi kapan saja karena curah hujan deras masih berpotensi terjadi.
“Untuk prediksi, seminggu ke depan secara umum wilayah Kalteng masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dengan demikian perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir atau bencana hidrologis lainnya yang bisa terjadi kapan saja,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Haji Asan Sampit Nur Setiawan di Sampit, Kamis(2/1/209) seperti dilansir Antara.
Sepekan terakhir, hujan deras kerap melanda Kotawaringin Timur. Kondisi ini dinilai cukup rawan menyebabkan terjadi banjir, khususnya kawasan bantaran sungai dan dataran rendah.
Banjir bisa terjadi jika intensitas hujan meningkat dan bersamaan dengan kondisi sungai sedang pasang. Akibatnya air meluber menggenangi permukiman di bantaran sungai atau dataran rendah.
“Saat ini curah hujan masih normal, namun potensi peningkatan intensitas hujan harus diwaspadai,” kata Nur Setiawan.
Imbauan mewaspadai banjir juga disampaikan Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol CZI Akhmad Safari. Dia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi banjir yang berpotensi terjadi seiring terus meningkatnya intensitas hujan.
“Kotawaringin Timur sangat rawan banjir. Kita harus selalu waspada dan siap-siap menghadapi banjir,” kata Akhmad Safari.
Saat ini intensitas dan curah hujan semakin meningkat. Seperti Rabu siang, hujan deras disertai angin kencang melanda Sampit dan wilayah lainnya di Kotawaringin Timur.
Selain curah hujan meningkat, Akhmad Safari menilai geografis kabupaten ini juga menyebabkan banjir rawan terjadi. Dia menyebutkan, wilayah Kotawaringin Timur yang paling rendah dari permukaan laut adalah Kecamatan Seranau yaitu tiga meter, sedangkan wilayah paling tinggi dari permukaan laut adalah Kecamatan Antang Kalang yakni 85 meter.
“Kesimpulannya, kita harus selalu waspada banjir, terlebih ketika curah hujan meningkat,” kata Akhmad Safari.
Yaya-KT














Discussion about this post