kaltengtoday.com – Dua kabupaten di Kalteng yaitu Murung Raya dan Katingan sudah tiga hari ini (4/1/2020) dilanda banjir akibat luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito dan Danau Handiwung. Debit air yang mencapai ketinggian hingga 60 cm itu meredam sejumlah desa di kedua kabupaten itu.
Hal ini dikatakan Darliansyah, Pejabat Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBDK) Kalteng di palangka Raya, Senin, 6 Januari 2020.
Dijelaskannya, Dua desa yang terendam akibat luapan DAS Laung itu yakni Desa Batu Bua dan Desa Maruwei, Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya. Desa ini terendam banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi di daerah hulu sungai. Dan saat ini kata Darliansyah mereka terus memantau kondisi nya dengan bekerjasama pihak BPBD Kabupaten Murung Raya.
“Sedangkan banjir merendam jalan Desa menuju Desa Handiwung, kecamatan Tasikpayawan, Kabupaten Katingan, ketinggian air antara 15cm hingga 80 cm dengan panjang daerah yang direndam banjir mencapai 3 Km.” Ujarnya. Saat ini kata dia, untuk ruas jalan Handiwung sepanjang 3 km terpantau masih tergenang air, dengan kedalaman rata-rata mencapai 30 cm, ujarnya.
“Sementara ini ketinggian air di sungai Katingan terpantau normal. Aktivitas transfortasi masyarakat Desa Handiwung terbantukan oleh feri sederhana untuk menjemput maupun mengantar masyarakat ketempat tujuan.” Tutur dia.
Diungkapkan Darliansyah, upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Katingan saat ini melakukan pengumpulan data untuk bahan pertimbangan tindakan selanjutnya.
“Para bupati dan walikota sudah menyingkapi surat gubernur tentang kesiapan menghadapi banjir, banjir bandang dan longsor dengan memerintah BPBD bersama-sama antara lain Dinas PUPR, Dinas Kimpraswil, Dinsos dan Dinkes melakukan langkah antisipasi.” Jelas dia.
Yaya-KT














Discussion about this post