Corona Tidak Kunjung Berhenti, Ekonomi Indonesia Akan Mati ?

Advertisements

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Kaltengtoday.com. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@kaltengtoday.com

Corona Virus Disease -19 ( Covid-19) adalah virus yang berasal dari negeri Tiongkok lebih tepatnya di kota Wuhan. Virus yang disinyalir berasal dari pasar hewan bebas di kota Wuhan telah menyebar keseluruh dunia. Sudah jutaan umat manusia yang terkonfirmasi telah positif terkena Covid-19 di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Baca Juga

Covid-19 telah masuk ke Indonesia sekitar bulan Februari dan di umumkan langsung oleh presiden Indonesia bapak Joko Widodo. Pada saat pertama masuk ke Indonesia kasus positif hanya berjumlah dua orang, namun selang waktu dua bulan hingga mei sekarang telah terkonfirmasi lebih dari sepuluh ribu masyarakat Indonesia positif Covid-19. Hal ini menimbulkan reaksi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mencegah persebaran Covid-19 dengan melakukan lockdown atau pembatasan wilayah.

Kasus Covid-19 terbanyak terdapat di pulau jawa. Hal ini membuat sejumlah wilayah di pulau jawa melakukan pembatasan wilayah arus keluar masuk di setiap kota. Dengan lebih dari setengah ekonomi Indonesia bersumber dari pulau jawa, tentu hal ini akan sangat mempengaruhi tingkat ekonomi Indonesia. Bahkan pembatasan wilayah juga terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia seperti di pulau Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Diberlakukannya pembatasan wilayah tentu akan menghambat alur pendistribusian keluar masuk barang yang akan menghambat kegiatan ekonomi. Terhambatnya kegiatan ekonomi pendistribusian barang tentu akan menyebabkan kelangkaan dibeberapa daerah Indonesia. Belum lagi kebijakan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk berdiam diri dirumah yang mengakibatkan daya beli berkurang dan bisa menyebabkan kurs rupiah melemah, tentu hal ini akan sangat mempengaruhi ekonomi Indonesia. Melemahnya nilai rupiah terhadap dollar ini dinilai akan terus berlanjut sampai dengan wabah Covid-19 berakhir di Indonesia.

Baca juga Minim Ongkos Terjebak PSBB, Mahasiswa Asal Kotim Diperantauan Minta Perhatian Pemkab

Dampak dari covid-19 ini telah dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Aktivitas diluar rumah pun telah berubah, dimana beberapa kegiatan di luar ruangan seperti bekerja, sekolah hingga ibadah yang mengharuskan bertemu dengan kerumunan manusia diberhentikan. Tentu hal tersebut bertujuan untuk menghindari bertambahnya korban dari covid-19 itu sendiri. Terlebih, agar persebaran virus tersebut dapat segera berhenti. Semoga wabah ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal, agar ekonomi Indonesia bisa bergeliat dan tumbuh kembali.

Dibuat oleh Rafli Sholana mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

BacaJuga

Add New Playlist