kaltengtoday.com – Memasuki perubahan iklim dari musim kemarau ke musim hujan, genangan air dapat menjadi tempat jentik-jentik nyamuk. Jika dibiarkan, tentunya dapat menimbulkan penyakit atas gigitan nyamuk tersebut. Guna mengatisipasi dan meminimalisir terjadinya pengembangbiakan sarang nyamuk yang dapat mengakibatkan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), masyarakat diingatkan agar menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing.
“Memasuki musim hujan ini, saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Bumi Handep Hapakat agar menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing. Jangan sampai menjadi tempat berkembangbiak nyamuk, ” ujar Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H Arif Rahman Hakim, Kamis 2 Januari 2020.
Politsi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pulang Pisau ini mengatakan, jika kebersihan lingkungan rumah tidak dijaga, maka akan menjadi sarang dan tempat berkembangbiak nyamuk. Jika sudah begitu kata Arif, maka tidak menutup kemungkinan penyakit DBD mulai menyerang. Untuk menghidarinya, tentunya kebersihan lingkungan rumah harus di jaga.
“Jangan sampai sampah menumpuk di lingkungan rumah, khususnya kaleng-kaleng bekas dan genangan air yang menjadi berkembangbiak jentik-jentik nyamuk. Ini harus di perhatikan, sehingga terhindar dari penyakut DBD, ” ujarnya.
Selain masalah kesehatan lanjut Arif, yang perlu diwaspadai adalah bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung. Dalam cuaca ektrim seperti ini, masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi bencana. Masyarakat yang akan bepergian keluar rumah kata Arif, baik mengunakan kendaraan R2 maupun R4 agar bisa memprediksi cuaca, sehingga saat dalam perjalanan tidak menemukan suatu hambatan.
“Selain masalah kesehatan, dalam cuaca seperti ini juga harus di waspadai bencana banjir, tanah longsir dan angin puting beliung. Insyaallah, dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, semua bisa kita hindari dengan baik, ” tandasnya.
BS-KT














Discussion about this post