kaltengtoday.com – Camat Seruyan Hilir Idham BW Kusuma terus mengingatkan agar aparatur pemerintahan desa (Pemdes) di wilayah kecamatannya, agar bisa menghindari pungutan liar (pungli) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat desanya.
“Kekhawatiran akan terjadinya pungli, salah satu perhatian serius kita yang harus dihindari bersama. Butuh kesadaran tinggi dari seluruh aparatur pemdes agar jangan sampai coba-coba menerapkan perilaku pungli tersebut dalam bentuk apapun ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat desa,” pinta Idham di Kuala Pembuang, Senin (25/2/2020).
Sebab menurut dia, pungli hanya akan memberikan dampak buruk termasuk secara tidak langsung akan berdampak negatif menyangkut citra pemerintahan desa. Apalagi sekarang, masyarakat desa hampir seluruhnya mengetahui jika pungli sangat bertentangan menyangkut pelayanan di tingkat desa itu sendiri.
“Seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir, sudah saya sampaikan imbauan untuk sama-sama menghindari pungli. Beruntung hingga saat ini, belum ada satupun laporan masyarakat yang menyampaikan atau menerima aduan dari masyarakat desa terkait aktivitas pungli dari pihak pemdes,” ungkapnya.
Dia menambahkan, peringatan soal pungli bagi para aparatur pemdes di wilayah kecamatannya, terutama bagi para kepala desa tersebut, merupakan salah satu bentuk upaya menciptakan sistem pemerintahan ditingkat desa yang baik dan selalu berdasarkan aturan.
“Mengingat pihak pemdes dalam pelaksanaan tugasnya lebih dekat secara langsung dengan masyarakat desanya, maka untuk menghindari pungli ini, kita akan terus memantau secara intens,” kata Idham.
Parnen-KT














Discussion about this post