Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Permasalahan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih menjadi perhatian serius di Kota Palangka Raya. Dan hal ini muncul ditengah upaya peningkatan kualitas masyarakat.
Diketahui kasus terbaru terjadi di Jalan RTA Milono Km 9 dimana seorang wanita berkeliaran tanpa busana kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya penanganan yang lebih efektif terhadap ODGJ.
Baca Juga : ODGJ Pembawa Sajam Dan Sering Mengamuk Diamankan Damkar
Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, menyatakan persoalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, akan tetapi dinas terkait dirasa masih belum mampu memberikan solusi yang efektif.
Sebagai ibu kota provinsi, menurutnya, seharusnya Palangka Raya memiliki sistem yang lebih sigap dalam menangani masalah sosial seperti ini.
“Ini sudah bertahun tahun terjadi, tapi tetap saja seperti tidak ada solusi konkret. Padahal Palangka Raya itu ibu kota Provinsi. Harus nya bisa lebih sigap agar masyarakat bisa merasa nyaman beraktifitas,” katanya kepada awak media, Selasa (8/4/2025).
Terkait faktor yang kerap dijadikan salah satu alasan adalah keterbatasan anggaran. Namun, alasan tersebut menurutnya tidak bisa terus-menerus dijadikan pembenaran, sebab yang dibutuhkan adalah terobosan dan solusi inovatif untuk menangani permasalahan ini.
Baca Juga : Perlu Solusi Konkret Untuk Tangani ODGJ di Palangka Raya
“Sejak jaman dulu, anggaran selalu menjadi alasan. Dinas harus mampu mencari terobosan mencari solusi. Jangan karena anggaran maka seolah pasrah,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya adanya komitmen kuat dan kerja sama dari semua pihak. Ia mengingatkan agar ego sektoral di antara instansi pemerintah dihilangkan agar koordinasi lebih efektif.
“Harus ada komitmen dan kesungguhan semua pihak. Hilangkan ego sektoral,” tuturnya. [Red]














Discussion about this post