Kaltengtoday.com, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menyarankan pihak terkait seperti Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, agar menjalankan cara penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan efektif. Bupati Gumas Jaya S. Monong menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi semua pihak dalam mengatasi Karhutla.
“Komunikasi yang efektif adalah kunci dalam mengatasi Karhutla. Yang perlu dilakukan oleh BPBD yakni harus kerja sama dan koordinasi semua pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat harus saling bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik,” ujar Bupati Jaya S. Monong.
Jaya juga menjelaskan, pentingnya tindakan pencegahan sebagai prioritas utama. “Lakukan patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, dan pengawasan terhadap titik-titik rawan kebakaran,” tambahnya.
Jika terjadi kebakaran, Bupati Jaya menekankan, pentingnya penanggulangan cepat dan tepat. “Pastikan semua peralatan dan personel siap digunakan kapan saja. Juga utamakan keselamatan personel di lapangan, maka ikuti prosedur dan protokol yang telah ditetapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Baca Juga : Kalaksa BPBD Kalteng Tinjau Lokasi Kebakaran di Mendawai Sosial
Berdasarkan prakiraan BMKG, Kabupaten Gumas memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2026. Bupati Jaya mengingatkan bahwa ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama berdasarkan data jumlah hotspot atau titik panas yang mencapai ratusan lebih.
“Dalam tujuh bulan terakhir menunjukkan jumlah hingga ratusan titik panas dengan luas terbakar puluhan Hektare, maka harus bisa menjadi sarana untuk mengevaluasi kesiapan alat, perangkat dan personil untuk menghadapi dan mengantisipasi potensi Karhutla,” imbuhnya. [Red]














Discussion about this post