Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Menindaklanjuti rencana penyerahan lahan plasma dari salah satu perusahaan perkebunan sawit di Seruyan kepada masyarakat, Bupati Seruyan Yulhaidir memimpin langsung rapat kesiapan penyerahan lahan plasma dari PT. Sawitmas Nugraha Perdana (SNP), bertempat di Gedung Serba Guna Pembuang Hulu, Sabtu (12/9/2020).
Lahan plasma dari PT. NSP itu direncanakan akan diserahkan pihak perusahaan bagi warga empat desa yang berada di tiga kecamatan, meliputi Desa Parang Batang dan Desa Benua Usang Kecamatan Hanau, Desa Lampasa Kecamatan Seruyan Raya dan Desa Paren Kecamatan Danau Seluluk.
Pada pertemuan rapat yang dipimpin oleh Bupati Seruyan itu, hadir masing-masing pihak perwakilan desa yang diikuti oleh kepala desa, ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat desa dan warga desa yang berasal dari masing-masing desa penerima.
Dalam kesempatan itu, Bupati Seruyan Yulhaidir mengatakan, adapun jumlah lahan plasma yang nantinya akan diserahkan pihak perusahaan PT. SNP ini adalah totalnya seluas 1.972,32 hektar dari kebun inti yang dikelola perusahaan seluas 9.861,58 hektar.
“Jadi lahan plasma dari PT. SNP yang akan diserahkan nanti adalah sebanyak 20 persen dari luasan lahan kebun sawit yang dimiliki oleh perusahaan itu,” kata Yulhaidir.
Baca Juga : Relawan Se- Kalteng Hadiri Konsolidasi dan Deklarasi Relawan Ben-Ujang
Bupati Seruyan mengungkapkan, pihaknya dari pemerintah daerah akan terus mendorong seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan untuk melaksanakan kewajibannya bagi masyarakat, khususnya bagi warga desa binaan untuk bisa merealisasikan lahan plasma bagi masyarakat sebanyak 20 persen dari jumlah lahan yang dikelola atau dimiliki perusahaan.
“Dengan adanya realisasi lahan plasma ini bagi masyarakat, diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Seruyan dengan hadirnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Seruyan. Sudah menjadi kewajiban perusahaan bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama yang berada disekitar lokasi perusahaan,” ungkapnya. [Red]














Discussion about this post