Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Bupati Seruyan Yulhaidir tak bisa membendung kemarahannya, begitu melihat kondisi salah satu ruas badan jalan di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, rusak dan hancur akibat dilindas alat berat jenis excavator, Jum’at sore (12/6/2020).
Tak ayal, melihat kondisi badan jalan yang rusak, Bupati Seruyan langsung memanggil aparatur pemerintah desa setempat melalui Kepala Desa Sungai Bakau Yuyun Erawati untuk meminta keterangan siapa pemilik excavator yang sudah dengan sengaja merusak badan jalan.
“Jangan seenaknya merusak jalan, ini coba lihat kondisi jalan rusak,” kata Yulhaidir meluapkan kemarahannya.
Setelah mendapat informasi dan laporan dari kepala desa setempat, pemilik excavator termasuk kepala desa akhirnya dipanggil kembali oleh Bupati Seruyan ke rumah jabatannya untuk pertanggungjawaban atas kerusakan jalan tersebut.
“Saya minta pemilik excavator harus membayar denda untuk perbaikan jalan itu. Sehingga dikemudian hari saya harap hal seperti ini tidak terulang lagi,” pinta dia.
Menurut bupati, seharusnya keberadaan aset jalan dimanapun itu berada harus dijaga bersama-sama dengan penuh kesadaran agar tidak mudah cepat rusak.
“Ini menjadi peringatan agar semua orang ikut menjaga dan memelihara aset daerah yang merupakan aset masyarakat juga,” ucapnya.
Baca Juga:Â Keluarga Bersikeras Hendak Bawa Pasien PDP Pulang Kerumah
Kepada pemerintah desa, khususnya pemdes Sungai Bakau diminta untuk meningkatkan pengawasan di desanya jangan sampai kerusakan jalan yang dilakukan secara sengaja kembali terulang.
“Ini peringatan bagi pemilik excavator termasuk operatornya, jika mau menyeberangkan alat beratnya dengan melintasi badan jalan agar menggunakan pengaman sehingga jalan yang dilewati tidak hancur dan rusak,” ungkapnya. [Red]














Discussion about this post