Tak hanya jago dalam pengelolaan Tata Kelola Aset, di bawah kepemimpinan Edy Pratowo, Kabupaten Pulang Pisau sejak tahun 2013 hingga sekarang sudah membuka jaringan infrastruktur jalan dan jembatan dengan kondisi mantap dan baik sepanjang 1.179,667 kilometer (Km). Selain itu juga sudah membangun irigasi sepanjang 270 Kilometer.
Untuk meningkatkan sarana pelayanan publik, Bupati Edy Pratowo telah membangun Kantor Bupati, kantor DPRD, Masjid Agung, Kristian Center dan tempat ibadah lainnya.

Dalam mendukung program Pusat Ketahanan Nasional (food Estate) di Kabupaten Pulang Pisau, Edy Pratowo berhasil melakukan intensifikasi lahan eksisting seluas 10 ribu hektar (Ha), optimalisasi lahan non existing seluas 19.950 Ha, serta potensi perluasan lahan pertanian seluas 11.509 Ha dan luas HTR 1.912 Ha.
Baca Juga: Dewan Mura Dorong Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Dengan Peternakan dan Perikanan
“Pada tahun 2017 kami memperoleh penghargaan Satya Lencana Wirakarya karena berhasil meningkatkan produksi padi diatas 5 persen,”ujar Edy Pratowo.
Tingkat kepedulian Edy Pratowo terhadap masyarakat adat juga sangat tinggi. Ini dapat dibuktikan dengan ditetapkannya Pulau Barasak di Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya pada tahun 2019 lalu menjadi hutan adat dengan luas areal 102 Ha .
“Hutan adat ini adalah satu-satunya yang ada di Provinsi Kalteng,”pungkas Edy Pratowo. [Red]














Discussion about this post