Kalteng Today – Sampit, – Bupati Kotim Supian Hadi mengatakan banyaknya perusahaan yang berinvestasi dan membuka lowongan pekerjaan di Kotim ini harus mengutamakan pekerja lokal dalam bekerja diperusahaan tersebut.
“Pemerintah Daerah sangat menyambut baik dan mempersilahkan perusahaan untuk menanamkan modalnya di Bumi Habaring Hurung ini. Tetapi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, dan yang terpenting harus memberdayakan masyarakat,”Jelas Bupati Kotim Supian Hadi, Kamis (28/1)
Bupati menegaskan tujuan pemerintah memberikan izin perusahaan selain menambah pendapatan daerah yang terpenting adalah dapat mensejahterakan warga sekitar. “Hal tersebut agar dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di Kotim dan menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,”paparnya.
Diakui SHD panggilan akrab bupati, tenaga kerja lokal atau daerah Kotim kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. “Tentu dengan kualitas dan keahlian tenaga kerja lokal kita masih belum mampu menjabat pada jabatan strategis di perusahaan yang ada,”ungkapnya.
Misalnya saja menjadi manager atau asisten . Tentu hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Untuk itu berbagai pelatihan yang diberikan kepada pekerja lokal kita untuk mempersiapkan dirinya jika nantinya bekerja di perusahaan tersebut. Dengan keahlian itu, maka akan mudah mendapatkan pekerjaan tentunya. Kata bupati.
Baca Juga:Â Berikan Rasa Aman, Kaposyan Tualan Hulu Ikut Hadiri Musrenbang 2021
Banyaknya perusahaan khususnya perkebunan kelapa sawit yang ada di Kotim tentunya harus mampu menyerap tenaga kerja lokal. Dia berharap perusahaan yang ada di Kotim agar menomor satukan pekerja daerah dalam merekrut pekerja nantinya. Sebab, akan ada kesenjangan dan banyak warga merasa tidak adil terlebih lagi perusahaan tersebut ada di tempat mereka tinggal.
“Hal ini diharapkan dan menjadi perhatian pihak perusahaan nantinya dalam merekrut pekerja di perusahaan,”tutupnya. [Red]














Discussion about this post