Kaltengtoday.com, Sampit – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, menegaskan bahwa sekolah tidak dibenarkan memungut iuran dalam bentuk apa pun yang mengatasnamakan komite sekolah. Ia menekankan, kebutuhan operasional sekolah telah dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Menurut Halikinnor, dana BOS diperuntukkan bagi pembiayaan kegiatan rutin sekolah guna menunjang proses belajar mengajar agar berjalan optimal. Penggunaan dana tersebut meliputi pengembangan perpustakaan, pembayaran honor tenaga pendidik (maksimal 50 persen), pemeliharaan sarana dan prasarana, pembayaran daya dan jasa seperti listrik dan air, administrasi kegiatan sekolah, hingga pengadaan alat multimedia pembelajaran.
Baca Juga : DPRD Katingan Dorong OPD Pengelola PAD Lakukan Terobosan dan Inovasi Baru
“Dana BOS bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, memperluas akses, serta meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa. Jadi, jika masih ada sekolah yang memungut iuran komite, sekecil apa pun jumlahnya, itu tetap melanggar aturan dan bisa dikategorikan sebagai pungutan liar,” tegas Halikinnor.
Ia meminta seluruh orang tua dan wali murid di Kotim agar tidak ragu melapor apabila menemukan praktik pungutan tersebut. Laporan dapat disampaikan kepada Dinas Pendidikan setempat dengan disertai bukti dan saksi.
“Orang tua tidak perlu takut untuk melapor. Pemerintah sudah berupaya meringankan biaya pendidikan melalui dana BOS, sehingga tidak boleh ada lagi pungutan yang tidak jelas,” ujarnya.
Baca Juga : Kades di Gunung Mas Harus Memiliki Terobosan
Selain itu, Halikinnor juga menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan yang baru dilantik untuk segera bekerja aktif melakukan pengawasan serta menyelidiki penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah.
Ia menegaskan pentingnya memastikan dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Kotim pada Jumat (30/1/2026) di Sampit
“Pendidikan ini sangat penting. Jangan sampai biaya pendidikan justru menjadi beban masyarakat dan memicu anak-anak putus sekolah,” pungkas Halikinnor. [Red]














Discussion about this post