Kaltengtoday.com, Sampit – Banyaknya jumlah sampah di depo sampah ke TPA di Jalan Jendral Sudirman Km 14 rupanya mendapat perhatian dari orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung yakni H Halikinnor. Terlebih saat dirinya langsung memantau lokasi depo sampah dan TPA yang kian tahun kian menumpuk.
“Beberapa waktu lalu kita sudah melakukan MoU dengan investor dalam negeri untuk melakukan terobosan pengelolaan sampah. Insya Allah sampah yang menumpuk nantinya akan menjadi berkah untuk masyarakat,”jelas Bupati Kotim, H Halikinnor. (20/9).
Dikatakannya, banyaknya sampah dalam satu hari yang mencapai 75 ton sampai 100 ton membuat Kotim harus memiliki bagaimana cara pengelolaan sampah. Bukan hanya menumpuknya di TPA saja, melainkan ke depannya sampah ini bisa disulap menjadi bahan bangunan dan lain sebagainya bernilai rupiah.
Baca Juga : Â Berkat Bersama, Kapolres Kotim Resmikan Mushola Al-Ikhlas
Menurutnya, saat ini hampir setiap hari orang datang ke Sampit. Tentu bukan hanya membawa rupiah saja, melainkan sampah akan mengikuti. Jika hal ini tidak kita antisipasi, maka tumpukan sampah kian tidak terkendali. “Perlu adanya terobosan yang cepat dan tepat. Sampah akan jadi berkah, selain itu untuk pendapatan daerah pula,”ungkapnya.
Baca Juga : Â Pemkab Kotim Didorong Atur Perencanaan Pemulihan Ekonomi Tahun 2022
Menurut Halikin, banyak inovasi bisa dilakukan dari sampah ini. Makanya kita akan dukung DLH Kotim dalam berinovasi, apalagi di tengah pandemi saat ini yang memerlukan terobosan menghasilkan pendapatan daerah kedepannya. [Red]














Discussion about this post