Surie baru berpulang sekitar dua pekan sebelumnya, Jenazahnya masih berada di dalam raung ketika rangkaian ritual dilaksanakan dari raung, Surie kemudian langsung diantar menuju sandung.
Baca Juga : Dari Palangka Raya, Tangan Gubernur Sentuh Bara Konflik Lahan Sebabi : PT BAP Didorong Cabut Gugatan
Di sinilah kisah Tiwah keluarga Sendi menjadi berbeda, bagi masyarakat Dayak Tamuan di Sebabi, ritual kematian memiliki tata cara yang hidup bersama masyarakat. Ada aturan, ada pantangan, ada hitungan malam, dan ada kewajiban keluarga yang harus diselesaikan.
Rangkaian itu dipandu oleh pisur.
Dalam pelaksanaan Tiwah keluarga Surie, terdapat dua orang yang mengambil peran tersebut. Satu disebut pisur mati, yang bertugas menyampaikan pengantar. Sementara pisur hidup memandu tahapan ritual berikutnya.
Menurut penuturan pemandu ritual, tahapan tersebut dimulai dari proses menganyam dan menasai, kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan babi sebagai persembahan kepada leluhur.
Setelah itu, keluarga kembali ke rumah untuk meneruskan rangkaian adat, satu demi satu, tahap demi tahap, hingga malam semakin larut.
Tujuh Malam, Lima Malam
Di Sebabi, waktu juga memiliki hitungannya sendiri ketika seseorang meninggal. Sendi menjelaskan, ada aturan adat mengenai berapa lama jenazah berada di rumah sebelum dikuburkan.
Hitungannya berbeda antara perempuan dan laki-laki, untuk perempuan, tujuh hari tujuh malam sedangkan untuk laki-laki, lima malam. Namun ada satu aturan yang tidak boleh dilanggar, hitungannya tidak boleh genap.
“Untuk perempuan, prosesinya berlangsung tujuh hari tujuh malam, kemudian baru dikuburkan pada hari ini, setelah malam ketujuh. Kalau laki-laki, biasanya lima malam. Tidak bisa genap,” ujar Sendi.
Surie sendiri baru diantar sekitar dua pekan setelah meninggal, tetapi waktu itu ternyata bukan semata-mata persoalan adat.
Ada persoalan lain yang harus dihadapi keluarga, persoalan yang sangat manusiawi yaitu biaya.Sendi mengaku keluarga membutuhkan waktu untuk mengumpulkan dana sebelum seluruh rangkaian bisa dilaksanakan.














Discussion about this post