Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah (BPS Kalteng) merilis Frekuensi penerbangan di Kalteng pada Februari 2026 mengalami penurunan sebesar 16,11 persen dibanding Januari 2026, dari 1.366 penerbangan menjadi 1.146 penerbangan.
“Jumlah penumpang angkutan udara turun sebesar 19,95 persen, dari 125.548 orang (Januari 2026) menjadi 100.495 orang (Februari 2026),” kata Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti kepada awak media, Senin (6/4/2026).
Baca Juga :Â BPS Kalteng: Perjalanan Wisatawan Tujuan Kalteng Naik, TPK Hotel Justru Turun
Ia menjelaskan, untuk lalu lintas barang yang menggunakan angkutan udara turun sebesar 11,34 persen, dari 2.179 ton (Januari 2026) menjadi 1.932 ton (Februari 2026).
“Selama Februari 2026, aktivitas penumpang angkutan udara (51,77 persen) dan arus barang (75,00 persen) terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut,” ucapnya.
Lebih lanjut, untuk frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalteng naik sebesar 31,49 persen, dari 651 kunjungan (Januari 2026) menjadi 856 kunjungan (Februari 2026).
“Jumlah penumpang angkutan laut turun sebesar 18,44 persen, dari 29.631 orang (Januari 2026) menjadi 24.166 orang (Februari 2026),” tuturnya.
Baca Juga :Â BPS Kalteng Siap Melaksanakan SE2026 Dengan Dukungan Pemerintah Daerah
Sedangkan, lalu lintas barang yang menggunakan angkutan laut naik sebesar 48,46 persen, dari 1,40 juta ton (Januari 2026) menjadi 2,08 juta ton (Februari 2026).
“Selama Februari 2026, aktivitas penumpang angkutan laut terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai (79,36 persen), sementara arus barang terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit (53,55 persen),” tutupnya. [Red]














Discussion about this post