kaltengtoday.com – Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Sri Putri Pratiwi mengatakan pihaknya telah menerapkan pelayanan satu pintu.
“BKPSDM Kabupaten Gumas sudah melakukan pelayanan satu pintu dan pada hari ini, Senin, 2 Maret 2020.” kata Putri saat dibincangi media di Kuala Kurun.
Ia mengatakan, pelayanan satu pintu artinya para pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Gumas tidak perlu lagi ke ruangan teknis lainnya untuk berkoordinasi dan berkonsultasi, serta cukup dilakukan di ruang yang telah disiapkan.
Sebelumnya, lanjut dia, pegawai di lingkup Pemkab Gumas harus ke ruangan teknis lainnya untuk berkoordinasi dan berkonsultasi guna mendapat berbagai pelayanan seperti kenaikan pangkat, pensiun, mutasi, dan lainnya.
“Kami ingin menghindari dan meminimalisir persoalan. Ruangan teknis kapasitasnya terbatas, sehingga pelayanan juga kurang maksimal. Dengan adanya pelayanan satu pintu diharapkan persoalan dapat diminamilisir dan pelayanan semakin maksimal,” bebernya.
Ia menyampaikan, saat ini, ruang pelayanan satu pintu yang disiapkan memanfaatkan lobi kantor BKPSDM . Pegawai yang ingin melakukan koordinasi dan konsultasi akan dilayani oleh petugas yang berjaga di lobi tersebut.
Dengan adanya ruangan pelayanan satu pintu, artinya pegawai yang ingin berkoordinasi dan berkonsultasi tidak lagi diperkenankan memasuki ruangan teknis, karena ada pegawai yang siap melayani di ruangan pelayanan satu pintu.
“Artinya, jika ada pegawai Pemkab Gumas yang ingin mendapat pelayanan cukup menyampaikan ke petugas. Nantinya petugas yang akan memanggil pegawai BKPSDM terkait untuk memberi pelayanan, di ruangan pelayanan satu pintu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan satu pintu ini diadopsi dari Badan Kepegawaian Nasional serta Badan Kepegawaian Daerah Kalteng. Memang tidak sama persis seperti di BKN atau BKD Kalteng, namun sebisa mungkin dibuat seperti BKN dan BKD Kalteng.
“Ini bukan untuk membatasi pelayanan, namun kami ingin memberi kenyamanan mengingat ruangan teknis kapasitasnya terbatas. Dengan adanya ruangan khusus, kami harapkan pelayanan semakin maksimal,” demikian Sri Putri Pratiwi.
Jek-KT














Discussion about this post