Di sisi lain, jurnalis Yara Eid menyoroti fakta tragis, ratusan jurnalis di Gaza tewas sejak Oktober 2023, sebuah catatan kelam yang jarang di-highlight di media arus utama.
Konser ini menunjukkan bahwa hiburan dan politik bisa bertemu di satu titik, ketika kemanusiaan jadi prioritas utama.
Baca Juga : Sejarah Semangka yang Jadi Simbol Dukungan untuk Palestina, Ini Faktanya
Dengan tiket seharga rata-rata 96 dolar AS, ditambah donasi online dan merchandise, konser ini berhasil menjadi salah satu aksi penggalangan dana terbesar untuk Palestina di sektor hiburan internasional.
Lebih dari sekadar angka, acara ini menunjukkan kekuatan global solidarity. Dari bintang Hollywood, musisi dunia, aktivis, hingga fans yang rela antre berjam-jam, semua hadir demi satu tujuan: membantu rakyat Gaza.
“Together for Palestine” bukan hanya sebuah konser, melainkan a call to action. Sebuah pengingat bahwa di balik gemerlap panggung dan spotlight selebritas, ada realitas pahit yang masih dialami jutaan orang di Gaza.
Dan malam itu di London, dunia diingatkan kembali suara kolektif bisa menjadi cahaya harapan, bahkan dari ribuan kilometer jauhnya.[Red]














Discussion about this post