Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Keberadaan beberapa jenis tanaman anggrek, di Taman Anggrek Hitam Magaram Persada di Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, semula diharapkan akan tetap terlindungi dari tangan-tangan tak bertanggung jawab. Dan upaya ini setidaknya telah mengurangi jauh penjarahan pada spesies anggrek hitam di Desa Siong.
Baca Juga :Â Ibarat Gadis Molek, Taman Anggrek Desa Siong Terus Bersolek
Tak hanya berisikan aneka jenis anggrek, di taman tersebut juga ada fasilitas outbound, jungle trekking, tempat rapat, dan lain sebagainya. Dengan keramaian ini, maka keamanan anggrek juga terjaga dengan sendirinya.
Anggrek hitam atau black orchid sendiri, merupakan jenis tanaman yang tumbuh di Pulau Kalimantan, Sumatera dan Semenanjung Malaka/Malaya. Keelokan dan nilainya membuat tanaman bernama latin Coelogyne Pandurata itu diburu banyak kolektor, sehingga jumlahnya semakin menyusut.
Menurut Sabar, salah seorang warga Kecamatan Paju Epat, perlu upaya kolektif untuk lebih melestarikan anggrek hitam di Siong.
Baca Juga :Â Pemuda Ini Ditangkap di Jalan Anggrek Palangka Raya Kedapatan Simpan Sabu
“Media bisa berperan dalam hal ini, untuk membantu menginformasikan pada dunia luar, bahwa kita di Bartim punya anggrek hitam yang langka, sekaligus menyebarluaskan agar jangan ada pencurian pada anggrek hitam,” ujarnya saat bertemu di jalan tadi (Kamis, 6/1/2025). [Red]














Discussion about this post