Kalteng Today – Kapuas, – Bupati Kabupaten Kuala Kapuas, Ben Brahim S.Bahat saat menyampaikan paparan materinya dalam kegiatan Simposium Dayak Bercerita, 75 Tahun Diharibaan Bangsa Indonesia mengatakan Suku Bangsa Dayak patut berbangga karena sudah di perhitungkan dalam berbagai hal, terlebih dalam pembangunan.
“Tugas saya memberikan materi membangun dan memajukan daerah dan jika saya analogikan bahwa membangun itu sebagai lokomotif, sedangkan kemajuan daerah itu gerbong kereta api, maka tanpa lokomotif tentu gerbong – gerbong ini tidak akan bergerak,” tutur Bupati Kapuas dua Periode itu, Minggu (16/8) malam.
Artinya, pembangunan yang berupa fisik dan nonfisik memang harus dilaksanakan. Lebih lanjut, dirinya memberikan contoh dari pembangunan nonfisik adalah tentang pendidikan.
“Pendidikan sangat penting, ilmu teknologi, kemudian pembangunan fisik atau berupa infrastruktur, mulai dari jalan, pelabuhan, jembatan, PLN, telekomunikasi dan seterusnya,” ucapnya.
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menurutnya jelas akan tertinggal apabila tidak menguasai alat – alat bari, atau teknologi masa kini yang dapat meringankan kerja manusia.
“Kita ingat di Tahun 1985, saya baru bertugas di Kalteng, ditugaskan dari kementerian PU di Jakarta waktu sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dulu. Dan waktu itu, Kota Palangka Raya hanya sampai daerah Tangkiling saja jalannya,” bebernya.
Baca Juga:Â Peringati HUT RI ke -75 Polres Kapuas Serahkan Bansos Untuk Panti Asuhan
Masa tersebut menurut ceritanya belum ada akses jalan ke beberapa daerah, seperti ke Kabupaten Gunung Mas (Gumas) belum tersedia, begitu pula ke kabupaten di daerah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
“Jadi saat itu Kota Palangka Raya betul – betul terkungkung. Nah, kita lihat sekarang sudah luar biasa kemajuan itu karena adanya pembangunan, maka teriring dengan itu, suatu daerah sudah pasti maju,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post