Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

BBM Langka di Kalteng, PWI Semprot Pertamina: “Stop Klaim Stok Aman”, Supriyadi Desak Tambah Kuota

by Fitriansyah
08/05/2026
A A
BBM Langka di Kalteng, PWI Semprot Pertamina: “Stop Klaim Stok Aman”, Supriyadi Desak Tambah Kuota

Infografis

Kaltengtoday.com, Sampit – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Tengah semakin memicu keresahan masyarakat. Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mulai dari Palangka Raya, Sampit hingga Pangkalan Bun. Warga rela mengantre berjam-jam bahkan bermalam demi mendapatkan solar subsidi maupun Pertalite.

Situasi tersebut memantik kritik keras dari berbagai pihak. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah, M. Zainal, meminta PT Pertamina Patra Niaga berhenti menyampaikan klaim “stok aman” jika kondisi di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

“Jangan hanya bicara kuota aman di media, sementara rakyat harus mengantre berjam-jam bahkan hingga bermalam di SPBU. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini tindakan nyata, bukan sekadar angka statistik,” tegas Zainal, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, ada jurang besar antara pernyataan resmi Pertamina dengan fakta yang dirasakan masyarakat. Di satu sisi distribusi disebut lancar, namun di sisi lain antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter.

“Kalau stok memang aman, kenapa antrean sampai satu kilometer? Kenapa sopir truk sampai tidur dua malam di SPBU? Ini logika sederhana. Jangan anggap rakyat bodoh,” katanya.

Zainal mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan turun langsung mengecek kondisi di SPBU, bukan hanya merilis data dari balik meja.

“Cek pompa, cek mobil tangki, lihat sendiri berapa jam warga antre. Itu data yang sebenarnya,” ujarnya.

Kelangkaan BBM kini mulai berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sopir angkutan barang terlambat mendistribusikan sembako, pengemudi ojek kehilangan penghasilan, sementara nelayan di wilayah pesisir kesulitan melaut akibat sulit memperoleh solar.

“Kalau dibiarkan terus, ini bisa menjadi bom waktu. Harga barang naik, inflasi naik, rakyat kecil yang paling terdampak,” ucapnya.

Di tengah polemik tersebut, mantan Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur, H. Supriyadi, menilai akar persoalan utama berada pada ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan BBM di lapangan.

Menurut Supriyadi, solusi paling realistis saat ini adalah menambah kuota distribusi BBM subsidi, terutama solar, ke wilayah Kotawaringin Timur dan sekitarnya.

Baca Juga :

“Kalau barangnya cukup, masyarakat tidak akan rebutan. Solusinya ya tambah kuota. Itu rumusnya dari dulu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi saat ini diperparah karena banyak pengecer BBM di pinggir jalan sudah kehabisan stok. Akibatnya, masyarakat yang biasanya membeli BBM eceran kini seluruhnya bergantung pada SPBU.

“Pengecer sudah kosong. Akhirnya semua masyarakat berjubel di SPBU karena barangnya memang kurang,” katanya.

Selain itu, Supriyadi menilai perhitungan kebutuhan BBM daerah selama ini belum sepenuhnya akurat. Banyak kendaraan dari luar daerah yang ikut mengisi BBM di Kotim namun tidak masuk dalam data resmi konsumsi daerah.

Belum lagi distribusi BBM ke pelosok serta dugaan pelangsiran yang disebut ikut mengurangi pasokan di lapangan.

“Data kendaraan biasanya hanya berdasarkan Samsat. Kendaraan plat luar tidak terdata, tapi tetap isi BBM di sini,” ujarnya.

Meski demikian, Supriyadi tidak sepakat jika solusi utama hanya diarahkan pada penertiban pengecer. Menurutnya, selama stok mencukupi dan distribusi berjalan baik, maka kondisi di masyarakat akan kembali stabil dengan sendirinya.

“Orang ribut itu karena barangnya kurang. Kalau distribusi cukup, minyak akan mengalir sendiri di masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :

Ia pun meminta pemerintah daerah segera bergerak cepat berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan Pertamina untuk menambah pasokan BBM sebelum situasi semakin memanas seperti keributan yang sempat terjadi di SPBU Samuda beberapa hari lalu.

Sementara itu, PWI Kalteng juga mendesak Pertamina membuka data distribusi BBM secara transparan, mulai dari kuota harian tiap SPBU hingga realisasi pengiriman di lapangan.

“Kalau memang ada mafia BBM, tangkap. Kalau distribusi tersendat, benahi. Jangan rakyat terus yang dikorbankan,” pungkas Zainal. [Red]

Tags: BBMKabupaten Kotawaringin TimurPWISPBU

Baca Juga

Tuntut Plasma 20 Persen, Warga Bangkal dan Rungau Raya Belum Berhenti Berjuang

Tuntut Plasma 20 Persen, Warga Bangkal dan Rungau Raya Belum Berhenti Berjuang

23/09/2026

...

Lima Panggilan Tak Dijawab, Putusan Basara Hai Final dan Mengikat : Erko Mojra Ingatkan PT BAP soal Sanksi Adat

Lima Panggilan Tak Dijawab, Putusan Basara Hai Final dan Mengikat : Erko Mojra Ingatkan PT BAP soal Sanksi Adat

22/09/2026

...

KPPM Soroti Tantangan DKUKMPP Kotim : Kepala Dinas Definitif Diminta Buktikan Kinerja

KPPM Soroti Tantangan DKUKMPP Kotim : Kepala Dinas Definitif Diminta Buktikan Kinerja

20/09/2026

...

Tak Hadir di Forum Adat, Prosesnya Dipertanyakan di Pengadilan, Kok Bisa ?

Tak Hadir di Forum Adat, Prosesnya Dipertanyakan di Pengadilan, Kok Bisa ?

20/09/2026

...

Tenggat Putusan Adat Berakhir, Akses 1.607 Hektare Lahan PT BAP Dipasangi Portal

Tenggat Putusan Adat Berakhir, Akses 1.607 Hektare Lahan PT BAP Dipasangi Portal

19/09/2026

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Tuntut Plasma 20 Persen, Warga Bangkal dan Rungau Raya Belum Berhenti Berjuang
Berita

Tuntut Plasma 20 Persen, Warga Bangkal dan Rungau Raya Belum Berhenti Berjuang

23/09/2026
Lima Panggilan Tak Dijawab, Putusan Basara Hai Final dan Mengikat : Erko Mojra Ingatkan PT BAP soal Sanksi Adat
Berita

Lima Panggilan Tak Dijawab, Putusan Basara Hai Final dan Mengikat : Erko Mojra Ingatkan PT BAP soal Sanksi Adat

22/09/2026
KPPM Soroti Tantangan DKUKMPP Kotim : Kepala Dinas Definitif Diminta Buktikan Kinerja
Berita

KPPM Soroti Tantangan DKUKMPP Kotim : Kepala Dinas Definitif Diminta Buktikan Kinerja

20/09/2026
Tak Hadir di Forum Adat, Prosesnya Dipertanyakan di Pengadilan, Kok Bisa ?
Berita

Tak Hadir di Forum Adat, Prosesnya Dipertanyakan di Pengadilan, Kok Bisa ?

20/09/2026
Tenggat Putusan Adat Berakhir, Akses 1.607 Hektare Lahan PT BAP Dipasangi Portal
Berita

Tenggat Putusan Adat Berakhir, Akses 1.607 Hektare Lahan PT BAP Dipasangi Portal

19/09/2026
Warga Bangkal Tutup Pintu Jakarta, Plasma 20 Persen Kembali Jadi Tuntutan Utama ke PT BAP
Berita

Warga Bangkal Tutup Pintu Jakarta, Plasma 20 Persen Kembali Jadi Tuntutan Utama ke PT BAP

18/09/2026

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.