Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Membahas pengelolaan bantuan pemerintah (Baper) sektor pertanian dan sinkronisasi program pertanian Tahun 226, Pemerintah Kabupaten Barito Timur pun menggelar rapat koordinasi, yang dilaksanakan hari ini (Rabu, 13/5/2026) di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.
Baca Juga :Â Layanan PBB Keliling BPPD Barut, Dorong Kepatuhan Wajib Pajak dan PAD
Bupati Bartim Drs M Yamin MBA, menyatakan harapannya agar semua pihak bisa sama-sama mendukung kemajuan sektor pertanian daerah, lewat koordinasi dan diskusi demi mendapatkan solusi terbaik bagi penyuluh maupun petani.
“Nantinya penyuluh juga akan dibantu oleh TNI Kompi Pertanian, supaya dapat memudahkan baik petani maupun penyuluh dalam menyelesaikan hal-hal di lapangan, Di samping itu, perlu saya sampaikan bahwa Bartim mendapat bantuan 9 unit alat produksi pertanian (alsintan) kontraktor untuk mendukung peningkatan produktifitas pertanian, ” papar Yamin.
Baca Juga :Â BPPRD dan DPRD Kabupaten Barito Kuala Kaji Pengembangan Inovasi Pendapatan Daerah ke Bartim
Dalam kesempatan itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan Kap), Dinas Perikanan dan Peternakan (Distanak) Bartim, bersama tim kerja, diminta membentuk UPJA segera, di kecamatan yang belum terbentuk, sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pengembangan UPJA.
Kegiatan rapat ini sendiri juga dihadiri Perwakilan Kementerian Provinsi Kalimantan Tengah, Dandim 1012 Buntok, Distan KP Bartim, Distanak Bartim, tim kerja penyuluh Pertanian dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) se-Bartim.  [Red]














Discussion about this post