“Kami pun berharap, kemampuan yang dimiliki oleh para kader HMI ini juga mampu membawa kemajuan dan kontribusi positif dalam pembangunan di Kalteng,” ungkap Abdul Razak.
Menurut pada kesempatan menjelaskan banyak cendekiawan muslim, pemikir muda, serta politisi terkemuka, yang lahir dari HMI.
“Hal ini tidak lepas dari keberadaan HMI sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan tertua dan sangat eksis di negeri ini, serta berkomitmen kuat terhadap persoalan keumatan dan kebangsaan.” terangnya.
Dengan demikian, HMI sangat diharapkan bisa menunjukan perannya dalam pembangunan di Kalteng.
“Saya titip, HMI ini asetnya pemuda. Jadikan HMI sebagai mitra strategis untuk mempercepat pembangunan,” kata Abdul Razak.
Sedangkan Ketua Badan Koordinasi (badko) HMI Kalteng periode 2025-2027 Restu Ronggo Wicaksono mengaku siap menjadi mitra strategis Pemerintah.
“Kami akan terus menjadi mitra strategis bagi Pemerintahan Provinsi Kalteng dibawah kepemimpinan Bapak Agustiar Sabran,” tutur Restu Ronggo Wicaksono.
Baca Juga : Ini Harapan Legislator Atas Pelantikan Agustiar Sabran-Edy Pratowo
Selain itu Restu juga mengatakan HMI senantiasa tidak pernah melepaskan ciri khasnya, yakni Karakteristik dan Ruang-ruang intelektual nya, karena dengan ciri khas intelektualnya ini, HMI mampu memberikan sumbangsih pemikirannya untuk umat dan bangsa dari masa ke masa.
“Begitupun dengan HMI di Kalteng yang senantiasa memberikan sumbangsihnya kepada Indonesia, khususnya masyarakat Kalteng. Maka dari itu Badko HMI Kalteng akan terus meningkatkan kualitasnya agar tetap dapat memberikan solusi terhadap masalah keumatan dan kebangsaan. untuk kemajuan masyarakat Kalteng,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post