Kaltengtoday. com, Tamiang Layang – Para Pendeta serta hamba Tuhan dari berbagai aliran dan gereja (denominasi), di Kabupaten Barito Timur, menyatakan siap bersinergi, untuk bersama-sama membangun kerohanian sekaligus mitra dari pemerintah.
Dikutip dari rilis pers tadi (Selasa, 10/3/2025), hal itu menjadi inti dari acara Konferensi Cabang Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Barito Timur, kemarin (Senin, 9/3/2025). Acara kemudian dilanjutkan dengan Pelantikan Badan Pengurus DPC API Barito Timur Periode 2026–2030, Senin (9/3/2026), bertempar di GKII Agape Tamiang Layang.
Baca Juga : Kasus Sengketa Tanah di Palangka Raya Naik ke Tahap Penyidikan, Pensiunan PNS Sampaikan Keberatan
Dengan mengusung tema “Sinergi dan Persatuan Lintas Denominasi serta Peran Aktif Hamba Tuhan sebagai Terang bagi Bangsa, Pembawa Damai, dan Mitra Pemerintah”, para pendeta, hamba Tuhan dan undangan nampak antusias mengikuti jalannya acara.
Hadir pada kesempatan ini, Dewan Pimpinan Daerah API Provinsi Kalimantan Tengah, pengurus DPC API Kabupaten Barito Timur, para pendeta serta undangan lainnya.
Bupati Bartim Drs M Yamin MBA, yang hadir dan menyampaikan sambutan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota API.
Dirinya menilai, kegiatan tersebut sebagai wadah konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat pelayanan rohani di tengah masyarakat.
Yamin juga mengatakan, konferensi cabang merupakan momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi, memperkuat kebersamaan, serta merumuskan arah program pelayanan ke depan.
Baca Juga : Sengketa Lahan Sebabi Masuk Babak Hukum, DAD Kotim Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
“Lewat konferensi ini diharapkan semakin mempererat persatuan para pendeta lintas denominasi serta memperkuat komitmen pelayanan kepada umat dan masyarakat,” ucapnya.
Yamin juga mempertegas, para pendeta dan Tuhan punya peran strategis dalam membina kehidupan rohani umat, menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. [Red]














Discussion about this post